35 Anak di Gunungkidul Lolos Sekolah Rakyat 2026, Data Final Tunggu SK
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Ilustrasi./JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Dinas Perhubungan (Dishub) terus berupaya memperluas jaringan bus sekolah di Gunungkidul. Meski demikian, dalam pelaksanaannya juga melibatkan moda angkutan umum milik swasta.
Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto mengatakan sejak diluncurkan pada 2022, hingga sekarang sudah ada tujuh armada bus sekolah yang beroperasi. Adapun layanan menyasar di sembilan kapanewon meliputi Tanjungsari, Tepus,Playen, Paliyan, Ponjong.
Selain itu, ada di Kapanewon Gedangsari; Semanu, Wonosari dan Karangmojo. “Masih ada sembilan kapanewon yang belum terlayani. Ke depannya kami ingin seluruh kapanewon bisa terlayani bus sekolah,” kata Rakhmadian, Kamis (23/2/2023).
BACA JUGA: Bus Sekolah Kini Resmi Melintasi 13 Sekolah di Kulonprogo, Ini Daftarnya
Meski ada rencana menambah armada dan memperluas layanan di 18 kapanewon, ia memastikan didalam operasi tetap berkomitmen menggandeng angkutan swasta. Hingga sekarang sudah ada sembilan armada swasta yang mengantarkan siswa bersekolah. “Untuk swasta dikenakan tarif Rp3.000 sekali naik sehingga pulang pergi membayar Rp6.000,” katanya.
Dia menegaskan bahwa layanan bus sekolah milik Pemkab Gunungkidul dengan armada swasta tidak akan tumpang tindih. Pasalnya, jalur yang dilayani bus milik pemkab hanya tujuan Wonosari dan beroperasi hanya saat jam berangkat dan pulang sekolah.
Adapun armada swasta tetap bisa beroperasi sesuai dengan izin trayek yang dimiliki serta menyasar antar sekolah dalam zonasi yang dimiliki.
“Misalnya di Semin bisa melayani antar sekolah di kawasan tersebut. Kalau bus kami rutenya hanya dari Semin menuju Wonosari,” katanya.
Disinggung mengenai anak-anak naik bus sekolah, Rakhmadian mengakui peminatnya sangat tinggi. Hal inilah yang menjadi salah satu pertimbangan menambah armada.
“Awalnya punya tiga, terus ada tambahan empat unit. Sekarang dilihat dulu perkembangannya sebelum menambah armada baru lagi,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mendukung penuh program dari dinas perhubungan untuk bus sekolah. Langkah ini sebagai salah satu upaya menekan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.
Selain itu, bus sekolah dalam praktiknya menggandeng angkutan swasta sehingga juga sebagai upaya menghidupkan angkutan umum yang sempat mati suri. “Tentunya untuk layanan harus terus ditingkatkan sehingga penumpang merasa nyaman,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 35 anak Gunungkidul lolos Sekolah Rakyat 2026. Namun data final masih menunggu SK Gubernur DIY Sri Sultan HB X.
Prediksi Argentina vs Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026: Messi vs Salah. Statistik tunjukkan Argentina lebih produktif, Mesir lebih kolektif.
Disdikpora Kota Jogja menegaskan SD dan SMP negeri dilarang memungut biaya serta menjual seragam. Siswa baru boleh memakai seragam SD hingga tiga bulan.
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.
Pendaftaran bakal calon lurah di 31 kalurahan Gunungkidul dibuka 13-23 Juli 2026. Panitia diminta cermat untuk mencegah sengketa pemilihan.
BMKG menyebut gempa M5,5 di Laut Maluku dipicu subduksi lempeng. Gempa tidak berpotensi tsunami dan belum diikuti gempa susulan.