Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Status Siaga Belum Berubah
BTNGM memastikan pendakian Gunung Merapi masih ditutup karena status Siaga Level III dan aktivitas erupsi masih tinggi.
Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo melakukan soft launching Pasar Ikan Gawok Wates pada Jumat (17/3/2023)./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pasar Ikan Gawok (PIGa) yang sempat berhenti beroperasi akhirnya diaktifkan kembali melalui soft launching di Kecamatan Wates, Kulonprogo, Jumat (17/3/2023). Mengusung branding Pasar Sarwo Laris, PIGa diharapkan menarik banyak pengunjung.
Ketua Kelompok Pengolah dan Pemasar Ikan (Poklahsar) Sarwo Laris, Ida Ermawati mengatakan bahwa dengan diaktifkannya kembali PIGa Wates yang sempat berhenti beroperasi tersebut dapat menjadikan kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) dan poklahsar di Kulonprogo dapat berjualan kembali sesuai harapan.
“Beberapa produk yang kami jual di PIGa Wates meliputi ikan segar, dimsum, nugget, sambal, dan kripik berbahan ikan. Pasokan ikan sebagai bahan dasar pembuatan berbagai produk juga cukup tersedia di Kulonprogo,” kata Ida di sela-sela acara, Jumat (17/3/2023).
Ida menambahkan sejauh ini pasokan ikan tercukupi, karena khusus untuk perikanan darat, pokdakan dapat mengambil di seluruh Kulonprogo. Sementara perikanan laut dapat diambil dari kawasan Pesisir Selatan seperti Glagah dan Temon.
Menurut dua, animo masyarakat untuk mengonsumsi ikan mulai membaik. Hal ini mengarah pada hal yang positif karena penanganan stunting dapat menemukan solusinya.
“Poklahsar telah bekerja sama dengan TK dan PAUD, serta ibu-ibu pembina kesejahteraan keluarga [PKK] se-Kulonpogo dalam pencegahan stunting di daerah ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulonprogo, Trenggono Trimulyo mengatakan salah satu tujuan soft launching tersebut dilakukan karena bulan puasa dan libur lebaran segera datang.
“Menjelang Lebaran akan banyak masyarakat yang mengirimkan parsel. Harapan kami nanti masyarakat bisa membeli makan di sini [PIGa Wates] khususnya yang berbahan baku ikan," kata Trenggono.
Trenggono menambahkan PIGa Wates dikelola oleh Asosiasi Kelompok Pengolah dan Pemasar Ikan (Poklahsar) Sarwo Laris yang beranggotakan sekitar 20 poklahsar yang ada di seluruh Kulonprogo. Dari jumlah tersebut, jumlah poklahsar memiliki kemungkinan untuk terus bertambah.
DKP Kulonprogo telah memiliki rencana untuk meramaikan PIGa Wates tersebut. Setelah lebaran, kata Trenggono, DKP akan membuka live cooking, bahkan sarana dan prasarana seperti meja, peralatan dapur, dan tenda tengah sedang disiapkan.
"Sehingga orang yang datang, selain membeli ikan segar maupun produk olahan ikan, bisa menikmati menu makanan di sini [PIGa Wates] utamanya ikan dengan menu utama nasi goreng ikan tuna. Harapan kami juga dapat meningkatkan perputaran ekonomi di bidang pemasaran hasil perikanan," katanya.
Trenggono mengatakan PIGa Wates sempat berhenti beroperasi karena adanya upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) atau pengelola dan asosiasi yang belum maksimal. “Saat ini kami mulai dengan penguatan kapasitas kelembagaan kelompok dan asosiasi pengelola yaitu Asosiasi Poklahsar Sarwo Laris,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BTNGM memastikan pendakian Gunung Merapi masih ditutup karena status Siaga Level III dan aktivitas erupsi masih tinggi.
Pakar UII Teduh Dirgahayu menegaskan AI membantu kerja jurnalistik, tetapi tidak dapat menggantikan peran wartawan dalam verifikasi dan keputusan editorial.
Pendaftaran bakal calon lurah di 31 kalurahan Gunungkidul dibuka 13-23 Juli 2026. Panitia diminta cermat untuk mencegah sengketa pemilihan.
BMKG menyebut gempa M5,5 di Laut Maluku dipicu subduksi lempeng. Gempa tidak berpotensi tsunami dan belum diikuti gempa susulan.
Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi dijadwalkan mengunjungi Candi Prambanan pada 8 Juli 2026. Pengamanan diperketat, operasional wisata disesuaikan.
Pekerja PLTSa Putri Cempo Solo mengalami kecelakaan kerja hingga tangannya masuk mesin. Korban telah menjalani operasi dan kini dalam pemulihan.