Tingkatkan Hasil Panen, Petani Gunungkidul Dibantu Mesin Modern

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 29 Maret 2023 22:47 WIB
Tingkatkan Hasil Panen, Petani Gunungkidul Dibantu Mesin Modern

Bupati Sunaryanta (paling kiri) bersama dengan Ketua DPRD Endah Subekti Kuntariningsih (kanan) saat menyerahkan bantuan alat mesin pertanian kepada petani di hamalan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rabu (29/3/2023)./Istimewa

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menyalurkan bantuan puluhan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, mengatakan ada 45 unit alsintan yang diberikan kepada petani, meliputi 35 hand tractor dan sepuluh cultivator.

Hand tractor diberikan kepada kelompok tani. Lima cultivator diberikan guna mendukung budi daya tembakau dan lima lainnya diberikan ke balai penyuluh pertanian,” kata Rismiyadi kepada wartawan, Rabu (29/3/2023).

Alat pertanian modern ini dibeli menggunakan anggaran dari pemkab. Total yang dibutuhkan Rp916 juta, rinciannya sebanyak Rp742,6 juta untuk pengadaan hand tractor dan Rp173.400.000,00 untuk cultivator.

“Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat,” katanya.

Menurut Rismiyadi, bantuan alsintan adalah upaya mendukung modernisasi di bidang pertanian.  “Edukasi pemanaatan alsintan dilakukan di balai penyuluhan pertanian. Selain itu, kami juga terus berupaya memberikan pendampingan ke petani secara berkelanjutan,” katanya.

Dengan alat yang lebih modern, pengolahan lahan bisa lebih cepat. Bantuan ini bisa meningkatkan produktivitas panen.

“Tentunya dengan hasil panen yang lebih optimal, bisa menjadi pengungkit para petani dalam rangka peningkatan kesejahteraan,” katanya.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta meminta kepada para petani agar merawat bantuan mesin pertanian. Menurut dia, bantuan sebagai upaya pemerintah untuk mendukung optimalisasi sektor pertanian.

“Perawatan sangat penting agar mesin-mesin bisa terus dipergunakan, khususnya untuk peningkatan produktivitas pertanian,” katanya.

Sunaryanta menjelaskan pertumbuhan ekonomi Gunungkidul di 2022 mencapai 5,37%. Pertumbuhan ini paling banyak masih didominasi dari sektor pertanian yang kontribusinya mencapai 34%.

“Ini harus dipertahankan karena juga sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di masyarakat,” katanya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online