DPRD Bantul Kejar Pengelolaan Jalan Parangtritis untuk PAD
DPRD Bantul mendorong penurunan kelas Jalan Parangtritis agar retribusi wisata pantai selatan bisa dikelola lebih maksimal.
Bendung Kamijoro./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul menargetkan pembangunan fisik Taman Budaya Bantul bisa dimulai pada 2024 mendatang. Pemerintah saat ini fokus pada pengurusan administrasi untuk mendirikan wadah berekreasi bagi para pelaku seni dan budaya di wilayah setempat itu.
Kepala Disbud Bantul, Nugroho Eko Setyanto mengatakan Taman Budaya Bantul berdiri di lahan seluas 4,9 hektare di Kamijoro, Kapanewon Pajangan. Pembangunannya menelan anggaran sebanyak Rp153 miliar. "Prosesnya memang panjang, penyelesaian tanah pada 2022 selesai 19 bidang, sekarang tinggal proses balik nama di BPN menjadi milik Pemkab Bantul," katanya, Minggu (2/4/2023).
Menurut Nugroho, pada tahun lalu pihaknya juga telah menyelesaikan tahap DED dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Pihaknya tengah menunggu tim ahli dari Pemda DIY untuk melakukan uji AMDAL tersebut. "Target pengerjaan fisik di 2024, sekarang proses administrasi selesaikan dulu," ujarnya.
BACA JUGA: 2023, Taman Budaya Senilai Rp152 Miliar Mulai Dibangun di Bantul
Nugroho menyebut, Taman Budaya Bantul nantinya akan dikelola oleh sebuah Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Dinas Kebudayaan. Segala aktivitas dan kegiatan yang dilaksanakan di sana akan dikoordinasikan oleh UPT tersebut. "Nanti bisa sebagai pusat aktivitas penampilan seni budaya, juga sebagai tempat wisata. Wisata itu tambahan saja," ungkapnya.
Pengelola nantinya juga akan mengkurasi event seni dan budaya yang akan ditampilkan di Taman Budaya Bantul. Event dengan skala kabupaten diharapkan bisa ditampilkan di sana. Sementara event dengan skala yang lebih kecil bisa memanfaatkan ruang publik lain yang ada di wilayah setempat. "Bisa memanfaatkan balai desa atau yang lain. Karena kan tidak mungkin juga bisa menampung semua event."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul mendorong penurunan kelas Jalan Parangtritis agar retribusi wisata pantai selatan bisa dikelola lebih maksimal.
Regrouping SDN Hargomulyo ditolak warga. DPRD Kulonprogo meminta Disdikpora, sekolah, dan wali murid duduk bersama mencari solusi.
Dinsos Sleman mengimbau warga memperbarui data desil melalui Perlinsos sebelum 31 Agustus 2026. Ada 2.940 agen di 86 kalurahan.
Event 21–23 Agustus 2026 di Sleman dan DIY dinilai mendorong hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM lokal.
DTSEN dinilai bermasalah karena desil warga berubah drastis. DPRD Jogja meminta bansos tetap mempertimbangkan verifikasi kondisi warga.
Pesawat Cassa TNI AU tergelincir di runway 03-21 Bandara Sultan Hasanuddin pada Selasa, 25 Agustus 2026.