10 Bulan, Kasus Diare di Jogja Tembus 15.086, Ngampilan Paling Padat
Kasus diare di Jogja mencapai 15.086 hingga 10 Oktober 2026. Dinkes memperkuat pemantauan, sanitasi, dan edukasi pencegahan.
Satpol PP Kulonprogo lakukan pengawasan makanan dan minuman menjelang hari raya Idulfitri di salah satu pasar di Kulonprogo./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Satpol PP Kulonprogo kembali menemukan barang kedaluwarsa ketika lakukan operasi pengawasan pasar menjelang Hari Raya Idulfitri, Kamis (6/4/2023).
Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kulonprogo, Agus Suprihanta mengatakan sasaran pengawasan kedua adalah Pasar Clereng, Kapanewon Pengasih dan Pasar Desa Sentolo Lama.
Menurut dia, pengawasan tersebut penting untuk mengendalikan atau mencegah makanan dan produk olahan lain di pasar-pasar. “Sebelumnya kami mendapati puluhan produk makanan dan minuman kemasan serta produk kesehatan yang sudah kadaluwarsa. Setelah diedukasi oleh petugas penjual lalu menyerahkan produk tersebut kepada petugas guna dimusnahkan,” kata Agus, Minggu (9/4/2023).
Beberapa produk yang kedaluwarsa antara lain Teh Dandang 40 saset; Mie Sedap rasa soto berkemasan rusak; kopi Ayam Merak lima saset; Pop Ice 50 saset; kopi susu Ya! 33 saset; Energen jahe 21 saset; 10 saset Top White Coffe; 10 saset Top Coffe Susu; 10 saset Marimas cincau; dan 49 saset kopi Kapal Api.
BACA JUGA: Ketahui Masa Kedaluwarsa Make Up Setelah Dibuka
Tidak hanya itu, Satpol PP juga melakukan cek kelayakan daging ayam serta sapi di dua tempat tersebut. Hasilnya baik daging ayam maupun daging sapi aman dan layak dikonsumsi masyarakat.
“Kegiatan ini masih akan terus dilakukan hingga jelang hari raya Idul Fitri, karena pada momen tersebut daya beli masyarakat akan meningkat demi memenuhi kebutuhan dihari raya,” katanya.
Sebelumnya, pada hari Kamis 30 Maret 2023, Satpol PP Kulonprogo mendapati daging sapi tidak layak konsumsi. Daging sapi seberat 25 kilogram tersebut ditemukan di Pasar Bendungan usai Satpol PP mendapat laporan dari Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo. Tim pengawasan tersebut juga mengikutsertasi Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulonprogo.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kulonprogo, Trenggono Trimulyo mengatakan pengawasan mutu hasil olahan perikanan maupun ikan segar dilakukan uji untuk mengetahui ada tidaknya kandungan zat berbahaya seperti formalin dan boraks. “Kalau masa Ramadan ini prioritas di pasar-pasar di dua belas kapanewon,” kata Trenggono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus diare di Jogja mencapai 15.086 hingga 10 Oktober 2026. Dinkes memperkuat pemantauan, sanitasi, dan edukasi pencegahan.
Jadwal SIM Polda DIY Jumat 16 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi SIM Keliling, SIM Corner, SKUKP, dan syarat perpanjangan SIM.
BMKG memprakirakan cuaca DIY Jumat, 23 Oktober 2026, berawan di lima wilayah dengan suhu 23–32 derajat Celsius.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat, 23 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dan Kutoarjo.
Kemarau panjang di Pengasih, Kulonprogo, membuat Sungai Klampok dan Plelen mengering. Vegetasi perbukitan juga mulai menguning.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat, 23 Oktober 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.