123.779 KK Sleman Sudah Daftar Perlinsos, Mayoritas Lewat Agen
Sebanyak 123.779 KK telah mendaftar Perlinsos Sleman. Sebanyak 79,48% menggunakan bantuan agen, sedangkan 20,52% mendaftar mandiri.
Deretan monumen tetrapod pada proyek pengendali banjir Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di muara Sungai Bogowonto telah sampai tahap penyelesaian lansekap. /Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Proyek pengendali banjir Yogyakarta International Airport (YIA) di sisi timur muara Sungai Bogowonto hampir rampung. Saat ini pengerjaan telah sampai di tahap modifikasi lahan bagian timur tanggul untuk memperindah finishing lansekap.
Pelaksana Utama Proyek Pembangunan Pengaman Sungai Bogowonto sisi timur KSN YIA, M. Faizal Ali Ma'ruf mengatakan a pihaknya sedang menyelesaikan lansekap lahan di sisi timur tanggul.
“Barangkali setelah selesai landscaping nanti bisa jadi sarana wisata. Ada tamannya, pohon-pohon, monument tetrapod juga ada, tapi tidak ada bangkunya,” kata Faizal ditemui di muara Sungai Bogowonto pada Sabtu (20/5/2023).
BACA JUGA : Fantastis! Nilai Proyek Pengendali Banjir YIA Capai
Faizal menambahkan proyek pengendali banjir tersebut meliputi pembuatan jetty dan tanggul. Jetty merupakan bangunan tegak lurus pantai yang berada di kedua sisi muara sungai yang fungsinya mengurangi pendangkalan alur oleh sedimen pantai. Sedangkan tanggul semacam tembok miring buatan atau alami untuk mengatur muka air.
Jetty tersebut memanjang sekitar 306 meter ke arah Samudra Hindia, sementara tanggul muara memanjang sejauh 258 meter. Di ujung jetty terdapat tumpukan tetrapod atau pemecah ombak dengan ukuran 4, 7, 11, dan 13 ton.
Perbedaan ukuran tetrapod tersebut akan memengaruhi kekuatan struktur pengendali banjir. Karena itu lah tetrapod berukuran 13 ton diletakkan di bagian ujung jetty, mengingat hantaman ombak jauh lebih besar di bagian depan.
Tetrapod tersebut, kata Faizal dibuat menggunakan semen portland tipe dua yang tahan kadar asam sulfat. Dengan begitu tetrapod tersebut akan lebih tahan lama, dibandingkan dengan semen biasa. Terangnya, umur desain tetrapod tersebut selama 50 tahun, tanpa memiliki kemungkinan mereduksi dampak tsunami.
BACA JUGA : Proyek Pengendali Banjir YIA Sisakan Masalah
Tegasnya, dengan adanya jetty dan tanggul, diharapkan area runaway YIA tidak akan tergenang air apabila terjadi luapan air sungai, karena sedimen yang menutup muara dapat ditahan di sisi timur dan barat.
“Muara Sungai Bogowonto sempat tertutup sedimen yang menyebabkan air sungai naik meluap dan tidak dapat keluar ke laut. Akhirnya air membanjiri sampai ke area runway YIA. Pesawat jadi tidak bisa turun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 123.779 KK telah mendaftar Perlinsos Sleman. Sebanyak 79,48% menggunakan bantuan agen, sedangkan 20,52% mendaftar mandiri.
BPS mencatat harga cabai rawit naik 27,54 persen dan memicu kenaikan IPH di 260 kabupaten/kota pada September 2026.
Jumlah BPR di DIY turun menjadi 52 hingga Triwulan II 2026. OJK menyebut konsolidasi masih berlanjut hingga akhir tahun.
Telkom Akses meraih tiga penghargaan TOP GRC Awards 2026, termasuk Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026.
Komnas HAM mengecam penembakan tiga ASN Jayawijaya dan mendesak Polda Papua mengusut pelaku secara transparan dan akuntabel.
Hakim kembali menolak praperadilan eks Waka BGN Lodewyk Pusung. Status tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program MBG tetap sah.