Bantuan Air Bersih di Gunungkidul Capai 3,49 Juta Liter
BPBD Gunungkidul mencatat bantuan air bersih mencapai 698 tangki atau 3,49 juta liter. Distribusi diperkirakan berlanjut hingga musim kemarau berakhir.
Ilustrasi rupiah /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) memastikan gaji ke-13 untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gunungkidul belum dicairkan. Total tambahan gaji ini mencapai sekitar Rp37 miliar.
Kepala Bidang Perbendaharaan, BKAD Gunungkidul, Supriyatin mengatakan selain gaji rutin dan Tunjangan Hari Raya (THR), kalangan ASN di lingkup pemkab juga mendapatkan tambahan gaji untuk anggaran ke-13. Meski demikian, ia mengakui hingga sekarang belum bisa dicairkan.
“Nanti seluruh pegawai baik yang berstatus PNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja [P3K] akan mendapatkan gaji ke-13,” katanya, Senin (5/6/2023).
Supriyatin menjelaskan, total anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp37 miliar. Kendati demikian, ia belum bisa memastikan kapan akan dicairkan karena hingga sekarang masih menunggu transfer anggaran dari Pemerintah Pusat.
“Untuk regulasi dalam pencairan sudah ada, tapi pelaksanannya masih menunggu adanya transfer anggaran dari Pusat,” ungkapnya.
BACA JUGA: Mahfud MD: Pemerintah Tidak Ikut Campur Urusan Pencalonan Anies Baswedan
Ia berharap kepada seluruh pegawai untuk bersabar. Supriyatin berjanji akan segera mengurus pencairan ke masing-masing rekening setelah alokasinya tersedia.
“Kalau sekarang belum bisa. Jika semuanya beres akan segera mengurusnya,” imbuhnya.
Salah seorang pegawai di lingkup Pemkab Gunungkidul, Yani mengaku sudah mendapatkan berita berkaitan dengan pencairan gaji ke-13 dalam waktu dekat. Meski demikian, ia belum tahu pasti kapan rencana pencairan di Gunungkidul.
“Yang jelas sekarang masih harus menunggu karena belum cair. Tadi, ngobrol dengan teman juga belum mengetahui kapan pencairan di Gunungkidul akan dilakukan,” katanya.
Menurutnya, tambahan gaji ini akan sangat membantu para pegawai, salah satunya untuk biaya anak bersekolah. Yani mengakui, pada saat cair akan dipersiapkan membayar biaya anak kuliah. “Pasti akan saya gunakan dengan sebaik-baiknya. Apalagi untuk membiayai anak lulus SMA yang berkuliah membutuhkan banyak biaya. Jadi, tambahan gaji ini sangat membantu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mencatat bantuan air bersih mencapai 698 tangki atau 3,49 juta liter. Distribusi diperkirakan berlanjut hingga musim kemarau berakhir.
Prabowo menjelaskan SMA Unggul Garuda menggunakan kurikulum IB untuk menyiapkan siswa masuk universitas terbaik dunia.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan seluruh program dan capaian pembangunan di wilayahnya harus bermuara pada kesejahteraan rakyat
Ford akan pindahkan produksi Lincoln dari China ke AS mulai 2030. Tarif impor Nautilus 52,5% jadi pendorong utama. Langkah ini ikuti strategi GM dan perkuat man
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Yogyakarta dinilai memiliki modal kuat untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga melahirkan talenta dan inovasi
OpenAI bagikan 3 cara ChatGPT Work bantu UMKM: susun prioritas mingguan, buat konten dari foto produk, dan analisis laporan penjualan. Mulai dari pekerjaan ruti