PSEL Belum Beroperasi, Sleman Kerahkan Pendamping Sampah
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Jemaah haji asal Kulonprogo tiba di Masjid Agung Wates Kulonprogo pada Jumat (21/7/2023) dini hari./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 250 jemaah haji asal Kulonprogo baru saja kembali dari tanah suci Mekkah pada Jumat (21/7/2023) dini hari. Dengan status haji yang didapatkan, Kantor Kementerian Agama Kulonprogo meminta agar mereka meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kulonprogo, Wahib Jamil mengatakan bahwa jemaah haji kloter 49 SOC asal Kulonprogo tiba di halaman Masjid Agung Kulonprogo dengan kondisi sehat dan penuh suka cita.
“Alhamdulillah sejumlah 250 jemaah haji Kulonprogo dan dua petugas haji daerah (PHD) telah kembali dalam keadaan sehat wal afiat. Semoga mereka mendapatkan predikat haji yang mabrur,” kata Wahib dihubungi, Jumat (21/7/2023).
Haji mabrur memiliki makna bahwa haji atau hamba tersebut memiliki kepekaan sosial dengan kejujurannya dan kesalehan ritual dengan ketaatannya. Berkaitan dengan itu, Wahib meminta agar para haji dapat lebih peduli terhadap sesama.
“Jemaah haji saya harapkan dapat semakin meningkat keimanan, ibadah, dan kepeduliannya kepada sesama,” katanya.
Wahib menyarankan agar para haji masuk ke Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI). Menurut dia, IPHI dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Lebih jauh, Wahib mengatakan terdapat dua jemaah haji yang meninggal dunia di Mekkah. Satu jemaah bernama Dalimin asal Durungan, Wates meninggal di Hotel Afaq Al Mashaer 707 pada Jumat (7/7/2023), sedangkan jemaah lain bernama Sudaroyah asal Patuk Tirtorahayu, Galur meninggal pada Jumat (14/7/2023) di RS Al-Noor Mekkah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : b
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta
Prabowo targetkan pembangunan 5.000 desa nelayan lengkap SPBU khusus, cold storage, dan fasilitas es batu hingga 2027.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
HUT ke-18 Harian Jogja, Transformasi dari Perusahaan Media Menuju Perusahaan Komunikasi Diperkuat