Jelang Iduladha, Pengurusan SKKH di Sleman Justru Sepi Peminat
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Tanah Kas Desa - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO— Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Binangun Mulya Sejati, Kalurahan Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo memanfaatkan tanah kas desa seluas 3.000 meter persegi untuk rest area.
Dinamakan Rest Area Kembang Tebu, fasilitas ini dibangun dengan berbagai sumber pendanaan, totalnya mencapai Rp1 miliar lebih.
Direktur BUMDes Binangun Mulya Sejati, Fatkul Qorib, mengatakan bahwa pembangunan dan pengembangan rest area di atas tanah kas desa tersebut tidak hanya mengandalkan dana desa namun juga dana keistimewaan sampai bantuan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) RI.
“Ke depan kami juga akan mengajukan CSR dari BPD DIY. Kami tidak menyebut nominal sih tapi kami menyebutkan kebutuhan-kebutuhan [dalam pengembangan rest area]. Sampai saat ini saja pembangunan dan pengembangan rest area tersebut sudah menelan sekitar Rp1 miliar,” kata Fatkul, Senin (31/7/2023).
Fatkul menambahkan rest area tersebut masih perlu penyempurnaan seperti pemasangan gorden sampai kaca di penginapan yang ada di kompleks tersebut. Sedangkan untuk pemanas air sudah terpasang.
Dia berharap Rest Area Kembang Tebu di Kulonprogo dapat beroperasi secara penuh pada Desember 2023.
BACA JUGA: Trans Jogja Dikonversi Jadi Bus Listrik, Dukung Malioboro Rendah Emisi
Di kawasan rest area tersebut terdapat lima rumah dengan setiap rumah dapat diisi sampai maksimal enam orang. Selama enam bulan terakhir tahun 2023, telah ada beberapa pengunjung yang menginap di rest area tersebut.
“Sementara kami pasang tarif Rp150.000 per dua belas jam. Baru promosi juga kan. Sudah ada yang menginap juga kemarin. Jumlah orangnya lupa tapi total sepuluh malam. Tapi prinsipnya di sana sedang kami kembangkan. Nantinya ada kuliner juga,” katanya.
Selain BUMDes Binangun Mulya Sejati, Kalurahan Jatimulyo memiliki unit usaha lain seperti jasa keuangan mikro, pengelolaan pasar desa, wisata desa di Kembang Soka dan Kedung Pedut, dan agen Bank BRI.
Tahun 2022, BUMDes Binanguan Mulya Sejati baru mendapat laba Rp40 juta dari target Rp50 juta. Jumlah tersebut masih belum memenuhi target. Pembagian laba dengan Pemerintah Desa/Kalurahan Jatimulyo mencapai 50%.
Dengan minimnya laba dan tidak pastinya pengunjung di Kembang Soka dan Kedung Pedut, Fatkul berharap Rest Area Kembang Tebu di atas tanah kas desa ini dapat menjadi penyokong pendapatan BUMDes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
MR.D.I.Y. Art Competition 2026 hadir di Jogja lewat workshop seni. Seniman muda diajak berkarya dan tembus panggung internasional.