Pembukaan Cupu Panjala, Muncul 34 Gambar, Ada Semar hingga Pulau Sulawesi
Sebanyak 34 gambaran muncul saat Cupu Panjala dibuka di Gunungkidul. Simak rincian gambar dan pesan lurah serta Bupati Gunungkidul.
Kondisi pembangunan jembatan di jalur alternatif Gunungkidul-Sleman di Dusun Bobung, Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk. Foto diambil Sabtu (9/9/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman diklaim berjalan lancar dan dapat rampung sesuai target di akhir 2023. Saat ini, pengerjaan fokus pada pembangunan dua jembatan sepanjang 2,85 kilometer.
Salah seorang warga Bobung, Kapanewon Patuk, Darmanto mengatakan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman di wilayah Patuk memang belum selesai. Hingga sekarang pembangunan masih berlangsung untuk menghubungkan ruas dari Bobung di Kalurahan Putat dengan Kedungkandang di Kalurahan Nglanggeran.
Menurut dia, proses berjalan dengan baik. Meski belum tersambung, namun dari sisi jalur sudah terlihat karena sudah ada yang diaspal. “Memang belum tersambung karena ada dua jembatan yang harus dibangun dan sekarang terus dikebut pengerjaannya,” kata Darmanto kepada Harianjogja.com, Minggu (10/9/2023).
Dia berharap proses pembangunan bisa terselesaikan sehingga bisa dilalui masyarakat. Diharapkan pula dengan akses ini membuat kawasan sekitar bisa lebih ramai sehingga dapat memberikan dampak positif bagi warga sekitar.
BACA JUGA: Jalur Alternatif Gunungkidul-Sleman Bakal Bertambah Lagi, Ini Lokasi Barunya
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, Kwaryantini Ampeyanti Putri mengatakan pembangunan jalur alternatif Gunungkidul-Sleman berjalan sesuai rencana. Hingga sekarang sedang proses penyelesaian untuk pembangunan ruas di Gunungkidul.
Selain itu, mulai tahun ini ada pembangunan di ruas Sleman yang dilaksanakan oleh tim dari Satker Pelaksana Jalan Nasional sepanjang 1,25 kilometer. “Khusus Gunungkidul pembangunan ditarget selesai akhir 2023. Sedangkan untuk Sleman baru mulai pengerjaan di tahun ini,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk jalur alternatif di ruas Ngalang-Tawang di Gunungkidul memiliki panjang sekitar sembilan kilometer. Adapun ruas terbagi menjadi lima segmen dan hingga sekarang sudah terselesaikan di segmen satu, dua dan lima. “Untuk segmen dua dan tiga memiliki panjang 2,85 kilometer dan sekarang masih dikerjakan,” katanya.
Menurutnya proses pembangunan berjalan dengan bagus sehingga bisa selesai di akhir tahun. Dari sisi pengerjaan ruas jalan sudah dibangun tinggal menyelesaikan dengan pengaspalan. “Fokus saat ini mengerjakan penyelesaian pembanguann jembatan di Bobung dan Kedungkandang. Kalau sudah tersambung, maka pengerjaan akan kelar semuanya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 34 gambaran muncul saat Cupu Panjala dibuka di Gunungkidul. Simak rincian gambar dan pesan lurah serta Bupati Gunungkidul.
Jadwal bola 26–27 Oktober 2026: Persija vs Persik, laga ACL Elite, Galatasaray vs Fenerbahce, PSG vs Lyon, dan Sevilla vs Osasuna.
Badan Geologi menargetkan penataan zona konservasi di 421 cekungan air tanah hingga 2045, dengan wilayah prioritas ditangani sampai 2029.
Kemendikdasmen memindahkan seluruh peserta TKA SMA di Kalimantan Tengah ke jadwal susulan akibat karhutla. Penyesuaian di Kalsel dilakukan parsial.
Polda DIY menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November dengan sasaran 12 pelanggaran lalu lintas prioritas.
Polisi menangkap suami siri dalam kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak asal Bogor di Madiun. Penyidik masih mendalami motif dan mencari jasad korban.