Permintaan Pakan Ikan Tinggi, Depo Pengok Jogja Kekurangan Sampah Organik
Kelompok Pemilah Depo Pengok, Jogja, belum mampu memenuhi permintaan sampah organik untuk pakan ikan hingga 70 ember per minggu.
PKL di Alun-Alun Wates, Kamis (17/3/2022). -dok.Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kulonprogo terus memberikan program pembinaan kepada pedagang kreatif lapangan (PKL). Salahnya dengan melakukan pembinaan terkait legalitas PKL di Palihan, Temon.
Kepala Disdagin Kulonprogo, Sudarna, mengatakan bahwa terdapat sebanyak 30 PKL di wilayah Kapanewon Temon yang menjadi peserta. "Peserta kegiatan pembinaan legalitas PKL tersebut ada 30 orang. Mereka merupakan PKL yang berada di wilayah depan Tomira Kaliwangan, sekitar Pasar Jangkaran, sekitar Balai Kalurahan Glagah dan area Laguna Glagah," kata Sudarna dihubungi, Sabtu (16/9/2023).
BACA JUGA: Dirikan Lapak di Bahu Jalan Umum, PKL di Sekitar Alun-Alun Wates Ditertibkan
Sudarna kembali menegaskan bahwa maksud kegiatan tersebut adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya legalitas kelompok serta memberikan motivasi kepada pedagang akan pentingnya berkelompok.
"Itu maksud kegiatannya. Kalau tujuan diadakannya kegiatan ini agar terbentuk kelompok di antara PKL yang kemudian bersinergi mengembangkan usahanya," katanya.
Dia menerangkan bahwa pembinaan PKL oleh Disdagin akan lebih mudah apabila PKL yang ada di Kapanewon Temon mau membentuk kelompok.
BACA JUGA: Jokowi Terbitkan Beleid Pengembangan dan Peta Jalan Industri Jamu
Kepala Bidang Perdagangan Disdagin Kulonprogo, Endang Zulywanti, mengaku PKL yang membuat kelompok akan lebih memiliki daya tawar daripada bergerak secara individu.
“Kalau meihat dari sisi ekonomi, dengan adanya kelompok mereka bisa bekerja sama dalam tukar menukar informasi. Dalam penyediaan bahan baku. Dalam pemasaran bersama sehingga usaha bisa berkembang,” kata Endang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelompok Pemilah Depo Pengok, Jogja, belum mampu memenuhi permintaan sampah organik untuk pakan ikan hingga 70 ember per minggu.
Garuda Indonesia memperbarui Manage My Booking untuk memudahkan penumpang mengubah jadwal, rute, dan mengajukan refund secara mandiri.
Bulog Semarang menambah kapasitas gudang sewa sekitar 20.000 ton untuk mengantisipasi lonjakan stok beras menjelang panen raya 2027.
QRIS telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem pembayaran sehari-hari. Perannya bahkan telah menggantikan sistem pembayaran tunai.
Longsor di Desa Tamanayu, Lumajang, menewaskan Imron Rosadi dan anaknya Hilya setelah rumah mereka tertimpa material longsor.
Menperin Muhammad Sarmuji meminta Kadin memperkuat eksportir baru, investasi industri hulu, dan hilirisasi.