Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Pejabat Walikota Jogja Singgih Raharjo saat memberikan materi dan pembimbingan pada anggota 10 Kube yang mendapat bantuan Pemkot, Senin (9/10/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 10 kelompok usaha bersama (Kube) di Kota Joga masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp23 juta dari Pemkot Jogja.
Bantuan itu diberikan untuk meningkatkan kualitas hidup setiap anggota Kube sekaligus menangkal kemiskinan di wilayahnya. “Walaupun tingkat kemiskinan di Jogja terendah dibandingkan dengan kabupaten lain di DIY. Melalui program ini diharapkan menjadi solusi bagi kami dan anggota untuk dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian keluarga,” kata dia, Senin (9/10/2023).
Singgih yang juga jadi pemateri dalam pelatihan Penumbuhan Kube Jogja ini menjelaskan setiap anggota kelompok usaha ini dapat memanfaatkan bantuan tersebut sebagai modal untuk meningkatkan usahanya.
“Kami berharap Kube mampu tumbuh dan berkembang menjadi usaha-usaha yang kuat, maju dan bermanfaat, membawa kebaikan baik dari aspek ekonomi maupun aspek sosial serta menjadi kebanggaan Kota Jogja,” jelasnya.
BACA JUGA: KUBE Harus Jadi Motor Pengentasan Kemiskinan
Program Kube dikoordinatori oleh Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Jogja, dikhususkan bagi pemilik KTP Jogja, memegang Kartu Menuju Sehat (KMS), dan berdomisili di Jogja.
“Dengan syarat tersebut, kami pemerintah memang khusus membantu masyarakat Jogja. Sebab, kami ingin fokus meningkatkan kesejahteraan keluarga Kota Jogja,” kata Kepala Dinsosnakertrans Maryustion Tonang.
Maryustion menerangkan 10 Kube yang dibantunya tersebut berasal dari berbagai kelurahan, seperti Notoprajan, Prawirodirjan, Gunungketur, Pakuncen, Patangpuluhan hingga Kelurahan Wirobrajan. “Tujuan pemberian bantuan ini agar tercapai peningkatan kualitas hidup, kapasitas usaha dan kesejahteraan keluarga. Dengan demikian keterbatasan yang dihadapi keluarga masyarakat miskin secara bertahap akan teratasi,” ujar dia.
Selain bantuan uang, jelas Maryustion, Dinsosnakertrans juga memberikan pendampingan dan pembinaan agar anggota Kube dapat memanfaatkan bantuan sebaik mungkin.
“Pembekalan yang diberikan harapannya dapat mengubah tatanan para anggota agar naik kelas. Sehingga usaha yang ditekuni terus berkembang dan berdampak positif,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Kulonprogo siapkan program Kampung Redam untuk mencegah konflik horizontal. Lima kalurahan disiapkan menjadi proyek percontohan.
Kejagung menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi IUP PT QSS terkait dugaan ekspor bauksit ilegal di Kalimantan Barat.