Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Dishub Jogja bersama Polresta setempat saat menggelar operasi penertiban angkutan barang dan penumpang, Senin (4/12/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja menggencarkan operasi penertiban angkutan barang dan penumpang jelang masa Natal dan Tahun Baru. Dalam operasi yang dilaksanakan pada Senin (4/12/2023) di Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTHY) sejumlah kendaraan terjaring razia.
Kepala Seksi Pengendalian Operasional Dishub Kota Jogja Ariyanto Agus Cahyono mengatakan, operasi penertiban ini digelar dengan menggandeng Polresta Jogja dan Polsek setempat. Meski rutin digelar tetapi pihaknya masih saja menemui pengendara yang melanggar aturan.
BACA JUGA : 323 Sepeda Motor Terjaring Razia Tertib Lalu Lintas di Bantul
“Sampai saat ini rutin dilakukan operasi tertib lalu lintas di beberapa titik rawan pelanggaran, sehingga menjelang Nataru 2024 ini cenderung menurun angka pelanggarannya dan rata-rata dari luar Kota Jogja seperti Bantul, Sleman dan wilayah lainnya,” jelas Ariyanto.
Menurutnya, dalam satu bulan ada empat titik lokasi operasi tertib lalu lintas yang disasar yakni di PASTY, Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan Solo depan LPP dan di Jalan Gambiran. Sejumlah titik tersebut merupakan titik perbatasan antara Kota Jogja dengan wilayah lain sehingga banyak ditemukan pelanggaran lalu lintas.
"Hari ini kami menjaring sebanyak 122 kendaraan angkutan barang. Dari ratusan pemeriksaan kendaraan ini terdapat 17 kendaraan yang habis masa uji," jelasnya.
Selain itu, dari jajaran Polresta juga berhasil mengamankan 8 pelanggar lalu lintas lantaran tidak memakai helm, tidak membawa SIM dan surat kelengkapan kendaraan. Kemudian ada 4 kendaraan lainnya yang kedapatan memakai knalpot brong, sehingga disita untuk sementara waktu eh petugas kepolisian.
“Harapannya dengan kegiatan ini, masyarakat paham akan keselamatan, tertib lalu lintas di jalan. Karena keselamatan milik kita bersama tidak hanya pengendara saja tapi juga pengendara lainnya. Saya berharap semua untuk lengkapi kendaraan dan tertib lalu lintas. Sehingga Kota Jogja menjadi kota yang nyaman, aman dan tertib,” ujarnya.
BACA JUGA : Hari Pertama Operasi Patuh Progo di Bantul, Ratusan Pengendara Kena Tilang
Sementara itu, salah satu pengendara yang hendak menuju ke Kabupaten Bantul Erik, 40, mengungkapkan, operasi lalu lintas ini sangat efektif. Sehingga harapannya dapat menjaring pengendara lain yang tidak tertib lalu lintas.
“Sangat efektif menurut saya. Selain aman di jalan, harapannya para pengendara lain mematuhi aturan yang ada. Sehingga seperti saya membawa barang paket ini juga nyaman melintasi jalan raya, karena semua tertib berlalu lintas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.