Festival Jeron Beteng Jogja, Ada Layang-Layang hingga Pawai Ogoh-Ogoh
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
Beberapa gerobak sampah berjejer di depan depo pembuangan sampah sementara di samping Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja, Senin (9/5/2022)./Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, GONDOKUSUMAN—Pemkot Jogja masih terus menyiapkan sarana desentralisasi pengolahan sampah. Tepatnya ada tiga lokasi, yaitu di TPS 3R Nitikan, TPS 3R Nitikan II atau Kranon, dan TPS 3R Karangmiri. Awalnya, ketiga lokasi itu direncanakan untuk siap beroperasi sepenuhnya pada pertengahan April 2024. Namun, pada prosesnya kesiapan itu mundur hingga awal Mei 2024.
"Kemarin ada libur Lebaran, itu menjadi kendala. Karena kita enggak mungkin Lebaran akan jalan. Tapi ini kami dorong terus untuk diakselerasi," ujar Penjabat Wali Kota Singgih Raharjo saat ditemui di wilayah Gondokusuman, Selasa (23/4/2024).
Singgih menuturkan selama sepekan terakhir ini dia rutin melakukan pengecekan di tiga lokasi itu. Berdasarkan pantauannya, flow prosses pengolahan sampah di TPS 3R Nitikan belum efisien. Kini lokasi itu masih dalam tahap penyempurnaan, sehingga nantinya bisa lebih efektif dan produktif. Tiga modul mesin pengolah sampah di TPS 3R Nitikan telah beroperasi. Dalam sehari, mampu mengolah hingga 60 ton sampah. Total ada dua output yang dihasilkan.
"Ada kompos dan RDF. Beberapa (RDF) memang sudah dikirim. Secara seremonialnya memang belum, tapi ini trial, kemudian sudah numpuk kemudian kita kirim," imbuhnya.
Baca Juga
Jadwal Buka Depo Sampah di Kota Jogja
TPA Piyungan Tutup Permanen, Pj Wali Kota Jogja: Sampah Mengantre di Depo Diolah di TPS 3R
Tiga Pasar di Jogja Dilengkapi Mesin Pencacah Sampah, Mampu Olah 3 Ton Sampah per Hari
Di sisi lain, progres pembangunan TPS 3R Nitikan II atau Kranon juga terus berjalan. Singgih mengatakan dalam pekan ini akan dilakukan pembangunan hanggar. Untuk mesin, Singgih menuturkan alat itu sudah ter-instal. Begitu hanggar terbangun, maka proses pengolahan sampah akan bisa sepenuhnya dilakukan dengan target awal atau minggu pertama Mei 2024.
"Di Karangmiri memang perlu waktu yang agak banyak, tapi progressnya ini kami pantau terus. Kalau mesinnya sudah siap diinstal karena dua lantai kita bangun jembatan juga," tuturnya.
Sebelumnya, Singgih mengatakan Pemkot Jogja masih mendapat kuota di TPA Piyungan hingga desentralisasi pengolahan sampah benar-benar diserahkan sepenuhnya ke kabupaten dan kota di DIY. Dia juga mengatakan, ketiga lokasi itu memang belum bisa menyerap seluruh produksi sampah di Kota Jogja.
"Kami sudah punya kerja sama dengan stakeholder kami, kemitraan yang nanti juga akan berlanjut untuk menyelesaikan ini. Tapi mayoritas kami olah sendiri di Kota Jogja," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Event ini merupakan upaya Dispar dalam rangka memperkenalkan destinasi Njeron Benteng sekaligus destinasi wisata Jogja sisi selatan.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu