Skrining TBC Gunungkidul Belum Optimal, Kesadaran Warga Jadi Kendala
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Bendera Partai Golkar - ist
Harianjogja.com, SLEMAN—DPD Golkar Sleman telah membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati mulai 22-24 April 2024. Hingga Selasa (23/4/2024) sudah ada empat orang yang mengambil formulir pendaftaran.
Ketua DPD Golkar Sleman, Janu Ismadi mengatakan penjaringan bakal calon kepala daerah merupakan salah satu tahapan untuk menyambut gelaran Pilkada 2024. Menurut dia, penjaringan berlangsung selama tiga hari mulai Senin (22/4/2024) sampai Rabu (24/4/2024).
Janu mengakui hingga hari kedua penjaringan sudah ada empat orang yang mengambil formulir pendaftaran. Keempat orang ini meliputi Mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya, kader Golkar sekaligus Anggota DPRD DIY, Nurcholis Suharman.
Selain itu, ada Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji juga telah mengambil formulir pendaftaran. “Satu lagi adalah pemilik Soto Kadipiro, Nursya’bani. Tapi, untuk formulir diambil oleh utusannya,” kata Janu, Selasa siang.
Menurut dia, kesempatan ikut dalam penjaringan calon kepala daerah melalui Golkar masih terbuka karena pendaftaran ditutup Rabu siang. “Masih bisa bertambah,” katanya.
Baca Juga
Perhatian! Berikut Syarat dan Tahapan Paslon Maju Lewat Jalur Independen di Pilkada Sleman
Berpeluang Maju di Pilkada Sleman, Ketua PDIP Sleman: Saya Tidak Cocok Jadi Eksekutif
Tok! Bupati Sleman Tetap Berpeluang Maju di Pilkada 2024
Disinggung mengenai surat tugas atau rekomendasi terhadap Harda Kiswaya, Janu mengakui hal tersebut. Namun, sesuai dengan penjaringan yang dibuka, maka masih ada kesempatan bagi calon lain untuk bersaing maju sebagai calon bupati dan wakil bupati dari Partai Golkar.
“Pak Harda tetap masuk menjadi kandidat kuat. Tapi, nanti semuanya juga akan dilihat melalui survei di internal partai,” katanya.
Mantan Sekda Sleman, Harda Kiswaya saat dikonfirmasi membenarkan dirinya telah mengambil formulir pendaftaran untuk penjaringan bakal calon kepala daerah di Partai Golkar. Selain sebagai upaya memuluskan langkah maju sebagai calon bupati, juga mengikuti mekanisme pendaftaran di parpol.
“Intinya sudah saya ambil,” katanya.
Menurut dia, upaya komunikasi politik dengan parpol terus dibangun agar langkah jadi semakin mudah. “Tentu komunikasi terus dijalin termasuk nantinya dalam menetapkan calon wakil bupati yang akan diusung secara bersama-sama,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.