Akses Tol Menuju Nglanggeran Diharap Genjot Wisata Utara Gunungkidul
Akses tol Bokoharjo-Gunungkidul ditarget fungsional Lebaran 2027. Pemkab berharap konektivitas ini mengembangkan wisata dan ekonomi wilayah utara.
Sekda DIY, Beny Suharsono./Harian Jogja-Yosep Leon Pinsker
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY berniat membangkitkan kembali kerja sama dengan pemerintah Thailand di berbagai bidang. Kerja sama kedua belah sebelumnya memang sudah terjalin sejak lama, hanya sempat terhenti akibat berbagai faktor.
Sekretaris Daerah DIY, Beny Suharsono mengatakan kedekatan DIY dengan Thailand telah terjalin lebih dari 100 tahun. Itu dibuktikan dari sejarah kunjungan Raja Rama 5, Rama 7 dan terakhir Rama 9 ke DIY.
Kedekatan ini juga semakin erat dengan terbentuknya kerja sama sister province antara Chiang Mai dengan DIY sejak 2007 lalu. Kerja sama ini mencakup bidang pendidikan, pengembangan SDM, pariwisata, industri, pertanian, sosial dan pengembangan ekspor.
"Namun, kerja sama dengan Chiang Mai ini sudah lama tidak aktif, jadi saya rasa perlu dibangkitkan kembali tentunya dengan menyesuaikan kondisi terkini di kedua daerah," kata Beny saat menyambut kunjungan delegasi anggota parlemen Thailand di Ndalem Ageng Kompleks Kepatihan beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan itu Beny pun mengapresiasi Thailand yang telah mendukung dikabulkannya pengajuan Sumbu Filosofi Jogja. Diketahui Thailand merupakan salah satu anggota UNESCO World Heritage Community. "Saya berharap kunjungan ini dapat mempererat hubungan Thailand dan Jogja dan membuka peluang kerja sama di berbagai bidang," ucap dia.
BACA JUGA: Pemkab Sleman Jalin Kerja Sama dengan Kejaksaan, Ini Tujuannya
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Thailand, Rangsiman Rome mengatakan Jogja dikenal luas sebagai pusat pendidikan dan budaya di kalangan pemerintahan dan masyarakat Thailand. Faktor itulah yang menjadi alasan mereka berkunjung dan ingin mengetahui bagaimana kedua bidang itu dijalankan oleh Pemda DIY.
"Kalau dari sisi pendidikan, cukup banyak murid asal Thailand yang melanjutkan pendidikan mereka di Jogja. Mereka yang belajar di kota ini selalu bercerita nyamannya tinggal dan belajar di sini. Bagi kami, para pelajar inilah yang bisa menjadi jembatan hubungan Thailand dan Jogja," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Akses tol Bokoharjo-Gunungkidul ditarget fungsional Lebaran 2027. Pemkab berharap konektivitas ini mengembangkan wisata dan ekonomi wilayah utara.
Bapanas memperketat pengawasan 40 merek beras fortifikasi di ritel modern. Lebih dari 100 sampel diuji dan izin edar bisa dicabut jika melanggar.
Penahanan Ngadiman, Lurah Garongan nonaktif, ditangguhkan karena alasan kesehatan. Polisi mempercepat pemberkasan untuk dilimpahkan ke Kejari Kulonprogo.
KSPN menyiapkan aksi buruh di DPR dan Istana pada akhir Agustus atau September 2026 dengan membawa lima tuntutan UU Ketenagakerjaan baru.
Presiden Prabowo dijadwalkan membuka Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 27 Agustus 2026. Kehadirannya diperkirakan memicu peningkatan mobilitas warga.
Pemerintah memastikan keamanan nasional jelang HUT ke-81 RI terkendali dan mengimbau masyarakat bijak menerima informasi di media sosial.