Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Tampak gundukan batu kapur yang menutup mulut gua di Kalurahan Planjan, Saptosari, Gunungkidul, Rabu, (16/10/2024). - harian Jogja - Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, JOGJA – Proyek pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Gunungkidul mengalami kendala serius akibat penemuan gua bawah tanah di sepanjang jalur yang akan dibangun. Temuan ini memaksa pihak pelaksana proyek yakni Satker PJN DIY untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan konstruksi di area tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY Anna Rina Herbranti menjelaskan bahwa penemuan gua bawah tanah ini merupakan hal yang tidak terduga. "Gua ini memiliki kondisi yang unik dan cukup bagus. Namun, mengingat potensi bahaya yang dapat ditimbulkan jika dibiarkan terbuka untuk umum, kami memutuskan untuk menghentikan sementara proyek pembangunan jalan," ungkap Anna, Jumat (18/10/2024).
Ia menambahkan bahwa keberadaan gua bawah tanah yang dimungkinkan terhubung dengan sungai bawah tanah ini sangat berisiko. "Jika tidak segera ditangani dengan tepat, dikhawatirkan akan terjadi kecelakaan akibat tanah longsor atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya," ujar Anna.
Untuk mengetahui kondisi gua bawah tanah secara lebih detail dan menyeluruh, pihak terkait berencana melakukan kajian menggunakan teknologi geo radar. "Kajian ini sangat penting untuk menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil," katanya.
Proses koordinasi untuk pelaksanaan kajian geo radar saat ini tengah dilakukan. Anna menekankan pentingnya percepatan proses kajian ini mengingat waktu yang terbatas. "Kami berharap kajian ini dapat segera diselesaikan agar proyek pembangunan jalan dapat dilanjutkan kembali," imbuhnya.
Sebagai langkah untuk mendapatkan hasil kajian yang akurat dan komprehensif, pihak pelaksana proyek kemungkinan akan melibatkan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam proses kajian ini. "UGM memiliki keahlian dan pengalaman yang sangat baik di bidang geologi. Kami berharap dengan melibatkan UGM, kajian ini dapat menghasilkan rekomendasi yang tepat," jelas Anna.
Keputusan untuk menghentikan sementara proyek pembangunan jalan ini tentu saja berdampak pada sejumlah pihak. Namun, Anna Rina menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. "Kami tidak ingin mengambil risiko yang dapat membahayakan masyarakat. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk menghentikan sementara proyek ini hingga kajian selesai dilakukan," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Sebuah gua dengan stalaktit dan stalakmit jutaan tahun ditemukan di lokasi pembangunan bunderan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Planjan, Saptosari, Gunungkidul, Selasa, (15/10/2024). Gua ini sementara waktu telah ditutup untuk menghindarkan dari kerusakan.
Warga Planjan, Waluyo mengatakan penemuan gua tersebut pertama kali oleh kontraktor pada Selasa, (15/10) sekitar pukul 22.00 WIB. Gua ini dia perkiraan memanjang hingga 30 meter.
“Ada suara yang agak beda ketika memecah batuan, seperti berdengung gitu. Setelah pecah, ada lubang. Ternyata gua,” kata Waluyo ditemui di lokasi, Rabu, (16/10).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.