Malioboro Disiapkan Jadi Kawasan Bebas Rokok dengan Denda Langsung
Pemkot Jogja percepat revisi Perda KTR. Malioboro disiapkan jadi kawasan bebas rokok dengan penerapan denda langsung bagi pelanggar.
Puskesmas Pembantu - ist/bantulkab.go.id
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat masih ada puluhan puskesmas pembantu (pustu) yang bangunannya rusak. Meski begitu, hanya satu pustu yang akan direhabilitasi pada tahun depan dengan alasan keterbatasan anggaran.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Bantul, Anugrah Wiendyasari mengatakan masih ada sekitar 40 unit bangunan pustu di Bantul yang mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi, mulai dari kerusakan ringan, sedang, hingga berat. Padahal, jumlah pustu yang ada di Bantul mencapai 48 unit.
Salah satu pustu yang kondisinya rusak berat adalah Pustu Girirejo, Imogiri. Anugrah menyebutkan bahwa Dinkes Bantul telah menyurvei bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul untuk menilai tingkat kerusakan.
Berdasarkan hasil survei tersebut, rehabilitasi pustu tersebut perlu dilakukan. Pihaknya pun merencanakan rehabilitasi pustu tersebut tahun depan. "Perbaikan ini bertujuan untuk memenuhi standar pelayanan kesehatan serta kebutuhan ruangan yang layak untuk pelayanan di puskesmas pembantu," ujarnya, Jumat (13/12/2024).
Dia menuturkan anggaran yang terbatas menyebabkan hanya ada satu pustu yang akan direhabilitasi tahun depan.
Tahun depan, anggaran perbaikan Puskesmas Pembantu Girirejo, berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan pustu tersebut dialokasikan senilai Rp750 juta. "Pustu-pustu lainnya akan diperbaiki secara bertahap sesuai dengan prioritas dan pengusulan dana DAK ke Pemerintah Pusat," katanya.
Selain rehabilitasi fisik, pemenuhan alat kesehatan (alkes) untuk pustu yang diperbaiki akan disediakan oleh Kementerian Kesehatan melalui program pendanaan APBN.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas pembantu yang selesai diperbaiki.
BACA JUGA: Pemkot Jogja Resmikan Puskesmas Pakualaman, Hadir Lebih Dekat dan Luas
Tahun ini, Dinkes Bantul pun telah merehabilitasi tujuh unit pustu. Ketujuh pustu tersebut dalam kondisi rusak sedang dan berat. Meski begitu, masih ada puluhan pustu yang mengalami kerusakan.
Dia menuturkan Dinkes Bantul terus berupaya agar pelayanan kesehatan yang diberikan tetap dapat optimal. Dinkes Bantul berupaya mengusulkan rehabilitasi untuk beberapa pustu yang rusak melalui berbagai skema pendanaan, termasuk dana daerah dan Pusat.
Namun, proses ini membutuhkan waktu karena keterbatasan anggaran dan prioritas pembangunan. Melalui rehabilitasi bertahap, diharapkan semua puskesmas pembantu di Bantul dapat memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja percepat revisi Perda KTR. Malioboro disiapkan jadi kawasan bebas rokok dengan penerapan denda langsung bagi pelanggar.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.