Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Meteran PDAM - ist/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA--Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtamarta terus menyerukan upaya pelestarian sumber air tanah sebagai antisipasi meningkatnya kebutuhan air. Salah satunya dengan mewajibkan hotel menggunakan PDAM sebagai sumber airnya.
Direktur Utama PDAM Tirtamarta, Majiya, menjelaskan pemanfaatan air tanah yang dilakukan terus menerus akan berdampak pada kerusakan lingkungan, apalagi kebutuhan air di Kota Jogja terus meningkat. "Rata-rata per orang membutuhkan air perharinya sebesar 130 liter," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (18/12/2024).
Salah satu upaya ini dilakukan dengan mewajibkan hotel di Kota Jogja menggunakan air dari PDAM Tirtamarta. Penggunaan air PDAM merupakan kewajiban bagi pengusaha jasa penginapan dan perhotelan sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Jogja No. 3/2014 tentang Penyediaan Air Baku Usaha Perhotelan di Kota Jogja.
Sesuai Perwal tersebut, apabila jasa perhotelan tidak menggunakan air dari PDAM Tirtamarta, Pemkot Yogya tidak akan mengeluarkan izin hotel. "Kami menggandeng Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu [DPMPTSP] Kota Jogja terkait izin perpanjangan operasional hotel,” paparnya.
BACA JUGA: Perhatian! Ada Perbaikan Pipa, Pelanggan PDAM Jogja di Sejumlah Wilayah Terdampak
Upaya ini pun berbuah manis. Sekarang, seluruh hotel di Kota Jogja telah menggunakan air dari PDAM Tritamarta. "Saat ini sudah 100 persen hotel di Kota Jogja telah menggunakan air dari kami," kata dia.
Untuk memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat serta kebutuhan air bagi perusahaan, pihaknya terus melakukan revitaliasi jaringan pipa. Yang terbaru PDAM Tirtamarta akan melakukan penyambungan jaringan perpipaan untuk mencukupi kebutuhan air di Kota Jogja bagian timur.
"Rencananya kami akan menyambung jaringan pipa dari Gemawang menuju Karanggayam sampai ke SGM, sehingga nanti distribusi air area Kota Jogja khususnya area timur akan semakin baik," ungkapnya.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY, Anna Rina Herbranti. Pihaknya menyambut baik apa yang telah dilakukan oleh PDAM Tirtamarta terkait upaya pelestarian air tanah.
Menurutnya, eksploitasi air bawah tanah akan berdampak terhadap semakin cepatnya penurunan muka tanah, sehingga harus dilakukan upaya penyeimbang, yakni mengisi kembali air bawah tanah. “Hal ini sejalan dengan visi misi kami, kami juga tak henti-hentinya berupaya mengendalikan penggunaan air bawah tanah agar kuantitasnya terus terjaga," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.