Long Weekend Bikin Hotel di Bantul Penuh, Okupansi Capai 70 Persen
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Narkoba - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gunungkidul mengintensifkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan mempererat kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY. Kolaborasi ini difokuskan pada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk menyebarkan pesan anti-narkoba secara lebih efektif.
Kepala Diskominfo Kabupaten Gunungkidul, Setiyo Hartato mengatakan bahwa kolaborasi ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba. “Kami menyadari bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan masalah serius yang mengancam masa depan generasi muda. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba melalui berbagai saluran komunikasi,” ujarnya, Jumat (10/1/2025).
Dalam pertemuan yang berlangsung baru-baru ini, kedua belah pihak membahas berbagai strategi untuk meningkatkan peran komunikasi dalam kampanye anti-narkoba. Beberapa poin penting yang menjadi fokus diskusi antara lain Diskominfo Gunungkidul dan BNNP DIY sepakat untuk menciptakan konten edukatif yang kreatif dan menarik, baik dalam bentuk video, infografis, maupun artikel. Konten ini akan disajikan melalui berbagai platform media sosial dan website dengan bahasa yang mudah dipahami oleh generasi muda.
BACA JUGA: Polisi Ungkap Modus Baru Peredaran Ganja, Diolah Jadi Mentega
Kemudian media sosial dianggap sebagai salah satu alat yang paling efektif untuk menjangkau generasi muda. Oleh karena itu, kedua lembaga akan mengoptimalkan penggunaan media sosial untuk menyebarkan pesan-pesan positif tentang bahaya narkoba dan pentingnya hidup sehat.
"Kami juga akan melibatkan media lokal seperti radio, televisi, dan surat kabar dalam kampanye ini. Kolaborasi dengan media lokal diharapkan dapat memperluas jangkauan pesan anti-narkoba ke seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Gunungkidul," katanya.
Kunjungan BNNP DIY ke Diskominfo Gunungkidul diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret yang memperkuat sinergi antara kedua lembaga. Dengan semakin eratnya kerja sama ini, diharapkan upaya pencegahan narkoba di Kabupaten Gunungkidul dapat dilakukan secara lebih terstruktur, inovatif, dan berdampak luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
DPP Kota Jogja periksa 1.718 hewan kurban jelang Iduladha 2026. Semua dinyatakan sehat dan layak dijual di pasar tiban.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.