Saat Perajin Wayang Kian Langka, Subandi Tetap Menyalakan Tradisi
Subandi Giyanto tetap melestarikan lukisan kaca dan tatah sungging di Bantul sambil mencetak generasi baru lewat pelatihan gratis.
Suasana terminal keberangkatan di Stasiun Tugu Jogja pada Jumat (29/3/2025) malam. PT. KAI Daop 6 Jogja menyebut sebanyak 22.000 penumpang bertolak dari stasiun operasionalnya di masa puncak arus mudik Lebaran. Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGA–PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 6 (KAI Daop 6) Jogja mencatat puncak arus mudik Lebaran dengan memberangkatkan sebanyak 22.000 penumpang dari berbagai stasiun di wilayah operasionalnya pada Jumat (29/3/2025) malam. Sementara itu, jumlah kedatangan penumpang ke Joga diperkirakan mencapai 24.000 orang.
“Sejauh ini, pantauan kami menunjukkan tiket lebaran sudah terjual sebanyak 333.000 tiket atau sekitar 83 persen dari kapasitas yang kami sediakan,” ungkap Manager Humas PT KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih, Sabtu (29/3/2025).
Baca Juga: Puncak Arus Mudik Lebaran di Jawa Diprediksi Berlangsung Pukul 21.00-22.00 WIB Malam Ini
Dibandingkan dengan periode yang sama pada angkutan Lebaran tahun lalu, terjadi peningkatan volume keberangkatan sebesar 13%. “Sedangkan di Stasiun Tugu Jogja, kami memberangkatkan sekitar 8.000 pelanggan dan angka ini masih bisa bertambah hingga kereta terakhir malam nanti. Kami memprediksi ada peningkatan 25% dibandingkan hari-hari biasa di Stasiun Tugu,” jelasnya.
Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Penumpang, PT KAI Daop 6 Siagakan 7 KA Jarak Jauh
Terkait dengan prediksi arus mudik ke depan, Feni menuturkan Jumat kemarin merupakan puncak arus mudik, tapi masih ada kemungkinan peningkatan pada hari-hari berikutnya. “Berdasarkan pantauan kami, kemungkinan besar pemudik yang tidak mendapatkan tiket kemarin akan berangkat hari ini atau besok. Jadi, puncaknya bisa terjadi antara H-3, H-2, atau bahkan H-1 sebelum Lebaran,” tambahnya.
Baca Juga: 14 Ribu Pemudik Berangkat dari Terminal Giwangan Jogja
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada 6 April 2025, dengan perkiraan 24.000 pelanggan yang akan kembali ke kota asal mereka setelah perayaan Idulfitri.
Guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama masa angkutan Lebaran, PT KAI Daop 6 Jogja telah menyediakan tujuh kereta api jarak jauh tambahan.
“Kami menyiapkan tujuh kereta api tambahan, di antaranya dari Jogja ke Gambir, Solo ke Bandung, serta Lempuyangan ke Pasar Senen. Selain itu, ada tiga kereta api motoris serta satu kereta api wisata Java Priority dari Jogja ke Gambir,” jelas Feni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Subandi Giyanto tetap melestarikan lukisan kaca dan tatah sungging di Bantul sambil mencetak generasi baru lewat pelatihan gratis.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.