Pasien Psikiatri Anak RS Grhasia Naik, Gadget Jadi Sorotan
Pasien psikiatri anak dan remaja di RS Grhasia mencapai 900 orang. Ketergantungan gadget menjadi salah satu faktor yang banyak ditemukan.
Pengunjung Kopi Klotok sedang antre mengambil makanan di Kopi Klotok, Kalurahan Pakembinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Sabtu (5/4/2025). Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Arus balik pemudik telah mulai dan libur lebaran pun segera berakhir. Masih ada juga pemudik atau pelancong yang berada di Kabupaten Sleman. Hal ini dapat dilihat dari kunjungan di sejumlah objek wisata, salah satunya adalah kuliner Kopi Klotok.
Sabtu (5/4/2025) siang, kendaraan roda empat terus masuk ke area Kopi Klotok. Sepengamatan Harianjogja.com, mobil tersebut mayoritas berplat luar.
BACA JUGA: Gullac, Kudapan Buka Puasa di Turkiye Hanya Ada Saat Ramadan
Manajer Kopi Klotok, Prita Damayanti, mengatakan angka kunjungan di Kopi Klotok selama libur lebaran 2025 dan 2024 cenderung tetap. Dia tidak memiliki angka pasti jumlah kunjungan tersebut. Namun, 1.500 picis piring yang tersedia terpakai semua setiap harinya selama libur lebaran per Rabu (2/4/2025).
Setelah lebaran, angka kunjungan dia prediksi akan turun sekitar 40%. Omzet pun tidak pernah tercatat secara rinci. Prinsip pengelolaan Kopi Klotok cukup berbeda dengan bisnis kuliner pada umumnya.
Pembayaran dilakukan setelah pengunjung selesai makan. Hal ini menimbulkan celah pencatatan. Ada pengunjung yang sengaja atau lupa membayar. Prita mengakui hal tersebut.
“Kebiasaan dari owner juga. Intinya selama kami bisa melayani kami layani. Meski kami catat juga pengeluaran dan pendapatan, tapi memang tidak secara mutlak. Kalau ada yang kemudian selesai makan pulang ya sudah,” kata Prita ditemui di Kopi Klotok, Sabtu (6/4/2025).
Dengan mengacu pada jumlah piring terpakai, maka paling tidak ada 1.500 orang yang berkunjung yang mana mayoritas adalah keluarga. Prita juga mengeluarkan cadangan piring sejumlah 120 picis dari gudang.
Puncak kunjungan, kata dia terjadi pada Rabu (2/4) dan Kamis (3/4). Apabila selama libur lebaran rata-rata ada 1.500 pengunjung, maka dua hari tersebut angka kunjungan bisa lebih dari 1.500 orang atau kurang dari 2.000 orang.
“Pokoknya pengunjung yang ada di Kopi Klotok paling banyak luar daerah, 60 persen lah. Proses masak kami lakukan berkali-kali. Stok habis, masak lagi, begitu terus selama libur lebaran,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasien psikiatri anak dan remaja di RS Grhasia mencapai 900 orang. Ketergantungan gadget menjadi salah satu faktor yang banyak ditemukan.
PACK mengungkap rencana meningkatkan kapasitas bijih nikel. Emiten ini mencatat laba Rp190,7 miliar hingga Juni 2026.
Perda nelayan Kulonprogo didorong untuk memperkuat perlindungan, kapasitas, dan keberlanjutan usaha nelayan, pembudidaya ikan, serta petambak garam.
Witan Sulaeman mengungkap suasana ruang ganti Persija setelah menang 2-1 atas Persib dan optimistis memburu gelar juara Super League 2026/2027.
Keluarga penumpang Virgo Transport 8 masih menanti kabar setelah kapal kecelakaan di Laut Jawa. Sebanyak 103 orang telah dievakuasi.
Stasiun Lidah Tanah yang dibangun pada 1902 melayani 6.047 penumpang hingga Agustus 2026, naik 20% dari rata-rata bulanan 2025.