Long Weekend Bikin Hotel di Bantul Penuh, Okupansi Capai 70 Persen
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Petugas mengolah sampah di ITF Niten pada Minggu (19/12/2024)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul berupaya mengatasi persoalan sampah yang masih menjadi pekerjaan rumah di wilayahnya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mengoptimalkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) yang sudah ada di Kapanewon Sanden.
Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi Nugroho mengatakan, pengelolaan sampah di Sanden bukan merupakan pembangunan baru, melainkan optimalisasi dari TPS3R yang sudah ada di Kalurahan Srigading. “Kapasitas pengolahan di TPS3R Srigading akan ditingkatkan menjadi 10 ton per hari,” ujar Bambang, Senin (7/4/2025).
Selain itu, DLH Bantul juga menambah kapasitas Instalasi Tempat Pengolahan Sampah (ITF) di Pasar Niten menjadi 20 ton per hari. “Ini merupakan langkah kami untuk mengatasi kesenjangan timbunan sampah yang masih cukup besar di Bantul,” lanjutnya.
Panewu Sanden, Deni Ngajis Hartono mengungkapkan bahwa saat ini di wilayah Sanden baru terdapat satu Tempat Penampungan Sementara Sampah (TPSS) yang berlokasi di kawasan Samas, itupun baru melayani wilayah Srigading. “TPSS tersebut dikelola oleh Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Srigading,” jelas Deni.
Pihaknya berharap agar optimalisasi pengelolaan sampah mampu meningkatkan efektivitas pengurangan sampah dari sumbernya serta mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan di Bantul. "Dengan demikian produksi sampah bisa teratasi di Sanden pada khususnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.