Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Bidan. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, meminta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sleman untuk meningkatkan kapasitas diri mengikuti perkembangan zaman.
Pelayanan berkualitas akan dapat diberikan ketika bidan memiliki pemahaman mengenai berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat modern.
Danang juga menyampaikan bahwa selain kapasitas atau skill, dia juga mendorong agar bidan menyesuaikan pola pikir sesuai perkembangan mutakhir dunia kesehatan.
“Dalam transformasi sistem kesehatan tidak hanya mengikuti perubahan kebijakan atau teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dan peningkatan kapasitas para bidan,” kata Danang dalam musyawarah cabang IBI Sleman di Hotel Rich Jogja, belum lama ini.
BACA JUGA: Bupati Bantul Minta Para Lurah dan Pamong Jadi Anggota Koperasi Merah Putih
Danang menambahkan penguatan pelayanan kebidanan yang berkesinambungan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas hidup generasi penerus sejak dari kandungan. Kolaborasi antarbidan, tenaga kesehatan, dan perangkat daerah harus terus diperkuat guna mencapai layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Peningkatan pelayanan yang humanis dan profesional perlu dilakukan dalam koridor kode etik. Kode etik tersebut menjadi rel yang membantu bidan menjalankan ketugasannya.
Sebagaimana disampaikan Danang, Ketua PC IBI Sleman, Siti Purwanti, juga sepakat bahwa upaya meningkatkan kualitas hidup generasi penerus perlu dilakukan sejak dalam kandungan. Sebab itu, salah satu upaya IBI adalah intervensi angka stunting/ tengkes.
“IBI Sleman berperan aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak, termasuk dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Sleman. Hampir 70 persen anggota IBI juga tergabung dalam Tim Pendamping Keluarga bekerja sama dengan Kalurahan dan PKK sehingga IBI adalah akar rumput penurunan stunting di Sleman,” kata Purwanti.
“Muscab ini saya harap dapat melahirkan kader kader pengurus cabang IBI Sleman baru yang kompeten, inovatif dan membawa IBI lebih berkembang,” jelas Siti
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
AS resmi larang impor robot humanoid & robot kaki empat buatan asing. FCC nilai robot ancaman keamanan nasional. China mengecam kebijakan ini!
Polresta Jogja memecah berkas 19 tersangka kasus Little Aresha Daycare menjadi dua kelompok berdasarkan dugaan peran. Jumlah korban kini mencapai 157 anak.
CEO Grammy Harvey Mason Jr. tanggapi keputusan BTS mundur dari Grammy 2027. Ia sedih tapi hormati, dan klarifikasi tujuan kategori Best Asian Pop.
KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus OTT Pemalang, termasuk Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan seorang staf administrasi KPK. Penyidikan dilakukan dalam
Concacaf bergabung dengan UEFA mengkritik proposal FIFA Forward Enterprise. Transparansi dan proses konsultasi menjadi sorotan utama terhadap rencana bisnis bar