Hanya Satu Calon, Pendaftaran Pilur di Gunungkidul Akan Diperpanjang
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul tidak hanya mewacanakan menghapus Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pasalnya, hal yang sama juga berlaku untuk Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
Rencananya dinas ini akan digabung dengan urusan pariwisata sehingga menjadi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga.
BACA JUGA: Alasan Bupati Gunungkidul Hilangkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, pihaknya bersama-sama dengan DPRD Gunungkidul membahas Raperda tentang Kelembagaan baru di lingkup pemkab.
Menurut dia, ada wacana menggabungkan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pertama penggabungan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan Dinas Pertanian Pangan.
Adapun satunya, penggabungan dinas pemuda dan olahraga digabung dengan Dinas Pariwisata menjadi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Endah berpendapat, sebelum raperda tentang kelembagaan baru diserahkan ke DPRD, sudah dilaksanakan kajian.
Sebagai contoh, untuk penghapusan Dinas Pemuda dan Olahraga, sempat ada wacana dilebur ke Dinas Pendidikan. Namun demikian, kata Endah, hal ini dilakukan karena urusan di dinas pendidikan sudah besar sehingga diputuskan digabungkan dengan dinas pariwisata.
“Dulu sempat ada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, tapi setelah dikaji. Beban di dinas pendidikan saat ini sudah besar, sehingga urusan kepemudaan dan olahraga digabungkan dengan dinas pariwisata,” kata Endah.
Adapun alasan lain membentuk Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Bupati Gunungkidul ini mengakui ingin fokus dalam pengembangan sports tourism di Bumi Handayani. Di sisi lain, di Dinas Pariwisata juga terdapat bidang yang menangani ekonomi kreatif sehingga dirasa pas dengan urusan pemuda dan olahraga.
“Masih satu rumpun di tingkat pusat sehingga tidak ada masalah kalau dibentuk dinas pariwisata pemuda dan olahraga,” kata Endah.
Sebelumnya, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gunungkidul, Ery Agustin Sudiyanti mengatakan, di triwulan kedua 2025, anggota DPRD dan bupati sepakat membahas tiga raperda baru. Salah satunya mengenai pembahasan rancangan perubahan struktur kelembagaan di lingkup pemkab.
“Sekarang masih dalam tahapan pembahasan,” kata Ery.
Meski belum ditetapkan menjadi perda baru, tapi secara garis besar akan ada perubahan. Dia menjelaskan, OPD yang akan digabung seperti Dinas Pemuda dan Olahraga dengan Dinas Pariwisata sehingga menjadi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Selain itu, juga ada Dinas Peternakan yang dilebur dengan Dinas Pertanian dan Pangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
DPRD Bantul mengawasi persiapan Pilur serentak di 30 kalurahan untuk memastikan tahapan berjalan transparan dan bebas politik uang.
Esensi digitalisasi bagi Kelompok Pengrajin Batik Rinakit merupakan gambaran semangat para pelaku ekonomi kreatif
Polisi menyebut dugaan aksi asusila di kafe di Kota Jogja dapat diproses sebagai tindak pidana pornografi jika disertai bukti yang valid.
Rusia mendukung program nuklir Korea Utara dan menolak seruan denuklirisasi Semenanjung Korea karena meningkatnya ketegangan kawasan.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.