Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul tidak hanya mewacanakan menghapus Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pasalnya, hal yang sama juga berlaku untuk Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
Rencananya dinas ini akan digabung dengan urusan pariwisata sehingga menjadi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga.
BACA JUGA: Alasan Bupati Gunungkidul Hilangkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, pihaknya bersama-sama dengan DPRD Gunungkidul membahas Raperda tentang Kelembagaan baru di lingkup pemkab.
Menurut dia, ada wacana menggabungkan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pertama penggabungan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan Dinas Pertanian Pangan.
Adapun satunya, penggabungan dinas pemuda dan olahraga digabung dengan Dinas Pariwisata menjadi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Endah berpendapat, sebelum raperda tentang kelembagaan baru diserahkan ke DPRD, sudah dilaksanakan kajian.
Sebagai contoh, untuk penghapusan Dinas Pemuda dan Olahraga, sempat ada wacana dilebur ke Dinas Pendidikan. Namun demikian, kata Endah, hal ini dilakukan karena urusan di dinas pendidikan sudah besar sehingga diputuskan digabungkan dengan dinas pariwisata.
“Dulu sempat ada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, tapi setelah dikaji. Beban di dinas pendidikan saat ini sudah besar, sehingga urusan kepemudaan dan olahraga digabungkan dengan dinas pariwisata,” kata Endah.
Adapun alasan lain membentuk Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Bupati Gunungkidul ini mengakui ingin fokus dalam pengembangan sports tourism di Bumi Handayani. Di sisi lain, di Dinas Pariwisata juga terdapat bidang yang menangani ekonomi kreatif sehingga dirasa pas dengan urusan pemuda dan olahraga.
“Masih satu rumpun di tingkat pusat sehingga tidak ada masalah kalau dibentuk dinas pariwisata pemuda dan olahraga,” kata Endah.
Sebelumnya, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Gunungkidul, Ery Agustin Sudiyanti mengatakan, di triwulan kedua 2025, anggota DPRD dan bupati sepakat membahas tiga raperda baru. Salah satunya mengenai pembahasan rancangan perubahan struktur kelembagaan di lingkup pemkab.
“Sekarang masih dalam tahapan pembahasan,” kata Ery.
Meski belum ditetapkan menjadi perda baru, tapi secara garis besar akan ada perubahan. Dia menjelaskan, OPD yang akan digabung seperti Dinas Pemuda dan Olahraga dengan Dinas Pariwisata sehingga menjadi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga. Selain itu, juga ada Dinas Peternakan yang dilebur dengan Dinas Pertanian dan Pangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita