Lereng Merapi Bersiap Panen Lebih Besar Saat Kebun Kopi Meluas
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Foto ilustrasi Porda. /Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman terus mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY XVII Dispora Sleman menargetkan juara umum dalam kompetisi olahraga digelar September 2025 tersebut. Upaya mencapai target ini dilakukan salah satunya melalui pendampingan intensif oleh organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Dispora Sleman, Heru Saptono, mengatakan pihaknya telah membentuk pendamping cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam Porda XVII DIY 2025. Pendamping cabor berasal dari sejumlah OPD di Lingkup Pemkab Sleman.
“Setelah itu kami akan mengidentifikasi cabor yang benar-benar dapat menghasilkan medali,” kata Heru dihubungi, Rabu (2/7/2025).
Heru menambahkan Dispora Sleman akan menyusun strategi pemenangan setelah identifikasi tersebut selesai. Dari sisi penganggaran, Dispora Sleman memberikan hibah Rp12 miliar ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sleman.
Di Porda tahun ini, ada 46 cabor yang dipertandingkan dengan 51 subcabor yang tersebar di 46 venue di lima kabupaten/kota di DIY, yaitu 24 venue di Gunungkidul, tujuh di Sleman, dua di Kota Jogja, satu di Bantul, dan satu di Kulon Progo. "Kami juga mengalokasikan uang apresiasi untuk masing-masing cabor yang meraih juara umum," katanya.
Ketua Umum KONI Sleman, Joko Hastaryo, mengatakan Kabupaten Sleman mengikuti 521 nomor pertandingan dari 45 cabor yang dipertandingkan. Apabila berjalan lancar, Sleman akan mengirim 1.061 atlet.
BACA JUGA: Jemaah Haji 2025 Asal Sleman: Kloter 65 SOC Pertama Datang di Bumi Sembada
KONI Sleman juga telah memfasilitasi dengan perlindungan BPJS ketenagakerjaan bagi atlet, pelatih, dan official yang sudah terdaftar pada bulan Januari. Dengan keseriusan ini, Joko mengajak pengurus cabor KONI Sleman dapat menjaga semangat dan komitmen dengan baik.
Pejabat KONI DIY, Djoko Pekik Irianto, mengaku Kabupaten Sleman ikut menyumbang atlet yang tergabung dalam tim nasional baik untuk event nasional maupun internasional. “Saya memiliki harapan bahwa akan banyak atlet berprestasi yang lahir dari Kabupaten Sleman,” kata Djoko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menargetkan penambahan 110 ha kawasan budidaya Kopi Merapi pada 2026 sebagai bagian dari pengembangan industri kopi dari hulu hingga hiliri.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.