Manunggal Cup Jadi Pembibitan Atlet Voli Kulonprogo Menuju Porda
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Foto ilustrasi siswa SMA - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Jumlah anak tidak sekolah (ATS) usia sekolah menengah atas (SMA) di Kulonprogo masih cukup banyak. Berdasar data Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kulonprogo, angkanya mencapai 329 anak.
Kini, Balai Dikmen memvalidasi dan memverifikasi jumlah tersebut agar keabsahannya bisa dipertanggungjawabkan. “Kami masih memverifikasi data tersebut untuk tahap kedua,” ujar Kepala Seksi Layanan Dikmen Balai Dikmen Kulonprogo, Fajrina Sulistiyani, Kamis (3/7).
Menurutnya, dalam data 329 tersebut, masih terdapat anak yang berada di pondok pesantren tetapi masuk data ATS. Hal ini terjadi lantaran adanya kesalahan dalam penginputan data. Menurutnya, angka 329 masih dinamis, baik berkurang atau bahkan meningkat. Pendataan yang dilakukan terhadap 329 anak tersebut hanya khusus untuk usia SMA/SMK.
“Kami juga menyinkronkan data Pusat Data dan Teknologi Informasi [Pusdatin] dengan data di lapangan. Sebab, data di Pusdatin ketika kami kroscek di lapangan ada pergeseran,” katanya. Ada juga ketidaksesuai, padahal seorang anak itu sekolah, tetapi di Pusdatin dianggap tidak sekolah.
Agar anak tetap bisa sekolah, Pemda DIY menyiapkan beasiswa. Besaran beasiswa yang didapatkan satu anak Rp3 juta untuk satu tahun. “Di Kulonprogo sudah pernah ada penerima beasiswa, dan dua anak sekarang bersekolah di SMA Sanjaya dan SMA Girimulyo,” katanya.
Fajrina mengungkapkan, faktor anak tidak sekolah di Kulonprogo dipengaruhi oleh beberapa hal. Di antaranya karena kondisi disabilitas. Ada juga karena faktor tidak ingin bersekolah lebih senang bekerja lantaran mendapatkan penghasilan.
“Malas belajar mending cari uang,” jelasnya. Dia menilai pendataan ini tentunya akan menjadi penting untuk diajukan sebagai penerima beasiswa. Dengan demikian akses pendidikan bisa didapatkan oleh berbagai lapisan masyarakat sehingga tidak ada lagi kasus anak tidak sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.