Kasus Kekerasan Anak di Gunungkidul Capai 50 hingga Juli
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kecelakaan yang melibatkan pesepeda motor dengan truk terjadi di ruas jalan Jogja-Wonosari, tepatnya di Padukuhan Karangsari, Nglanggeran, Patuk, Selasa (19/8/2025) pukul 07.30 WIB. Akibatnya pengendara motor atas nama Fina Nurcahyani meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit.
Kecelakaan maut ini bermula saat korban menggeber sepeda motor Honda Beat AB 2881 RM melaju dari arah Wonosari menuju Kota Jogja. Sesampai di lokasi kejadian dengan kondisi jalan yang menikung, Fina beriringan dengan pengendara motor tak dikenal identitasnya.
BACA JUGA: Kisah Pengebaran Merah Putih di Laut Gunungkidul
Namun, di saat bersamaan dari arah berlawanan meluncur Truk AD 8130 MF yang dikendarai Bintoro asal Madiun, Jawa Timur. Dikarenakan jarak yang terlalu dekat, maka kecelakaan pun tidak terhindarkan.
Akibat tabrakan ini, korban Fina mengalami luka serius di bagian perut. Selain itu, kondisi tangan dan kakinya juga ada yang mengalami patah tulang.
Kasi Humas Polsek Patuk, Aiptu Purwanto mengatakan, peristiwa kecelakaan maut yang melibatkan pengendara motor dengan truk terjadi di ruas jalan Jogja-Solo di Kalurahan Nglanggeran pada Selasa pagi. Usai mendapatkan laporan, pihaknya langsung meluncur ke tempat kejadian perkaran untuk pemeriksaan dan pengecekan.
“Akibat kejadian ini, pengendara atas nama Fina dinyaatakan meninggal dunia,” kata Purwanto, Selasa siang.
Sebelum korban dinyatakan meninggal dunia, lanjut dia, upaya pertolongan sudah dilakukan. Fina sempat akan dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan, nahasnya saat diperjalanan sudah berhenti bernafas.
“Selain ada korban jiwa, motor yang digunakan korban juga dalam keadaan ringsek,” katanya.
Pihaknya sudah mengamankan sejumlah barang bukti dan meminta keterangan saksi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. “Motor dan Truk yang terlibat kecelakaan sudah diamankan untuk barang bukti,” katanya.
Purwanto berharap kecelakaan maut ini menjadi pelajaran bersama sehingga kasus yang sama tidak terulang. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada pengendaraa kendaraan bermotor untuk lebih berhati-hati dan terus mematuhi peraturan berlalulintas.
“Misalnya tidak kebut-kebutan, tidak menyalip di jalur dengan marka tidak putus. Yang jelas, harus berhati-hati karena kecelakaan tidak merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.