Parkir Berbayar Lapangan Beran Dikritik, DPRD Sleman Minta Kajian
Komisi D DPRD Sleman meminta rencana tarif parkir Lapangan Beran dikaji ulang karena dikhawatirkan mengurangi akses masyarakat.
Dana Desa. - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman menyampaikan ada dua kalurahan di Bumi Sembada yang belum mencairkan Dana Desa (DD) Tahap II. Dua kalurahan itu adalah Donokerto dan Bimomartani.
Kepala Dinas PMK Sleman, R. Budi Pramono, mengatakan target pencairan DD Tahap II pada akhir Agustus 2025. Dua kalurahan tersisa, katanya segera mengajukan proses pencairan.
BACA JUGA: Pasokan Beras Medium di Sleman Kembali Lancar
“Jumlah Dana Desa Tahap II yang sudah dicairkan nilainya Rp46 miliar lebih dari 84 kalurahan yang ada,” kata Budi dihubungi, Kamis (21/8/2025).
Pagu DD 2025 untuk Kabupaten Sleman mencapai Rp127,35 miliar. Pagu ini naik sekitar Rp4 miliar dibandingkan 2024 yang hanya Rp123,08 miliar.
DD 2025 terbagi menjadi tiga kategori alokasi. Alokasi Dasar sebesar Rp66,28 miliar; lalu Alokasi Formula Rp57,45 miliar; dan Alokasi Kinerja untuk 14 kalurahan Rp3,61 miliar.
Penggunaan DD tersebut terbagi menjadi 10,9% dari pagu digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa dan 21,7% digunakan untuk Ketahanan Pangan. Selain itu, sebanyak 14,4% dari pagu digunakan untuk penanganan stunting dan sisanya 53,1% digunakan untuk prioritas lain sesuai kewenangan Desa/Kalurahan.
Lurah Donokerto, R. Waluyo Jati, mengatakan pihaknya masih membelanjakan DD Tahap I. Penyerapannya masih belum 100%. Kata dia, Pemerintah Kalurahan Donokerto sedang mengoptimalkan DD untuk ketahanan pangan.
“Ketahanan pangan kan harus kolaborasi dengan BUMKal Dono Lestari. Setelah analisa usaha bisa disetujui BPKal dan Pemerintah Kalurahan Donokerto, kami akan mencairkan yang tahap II bulan ini. Kami akan gunakan untuk pemeliharaan ikan nila, penanaman cabai, ayam petelur untuk mendukung gizi masyarakat,” kata Waluyo Jati.
Menurut Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas PMK Sleman, Ratnaningsih, surat komitmen dukungan APBDesa untuk pembentukan KDMP dan akta pendirian KDMP menjadi tambahan syarat salur DD Tahap II. Syarat ini tercantum dalam Surat Menteri Keuangan RI Nomor S-9/MK/PK/2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi D DPRD Sleman meminta rencana tarif parkir Lapangan Beran dikaji ulang karena dikhawatirkan mengurangi akses masyarakat.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.
Kemkomdigi membuka kanal pengaduan kuota internet melalui 159 dan meminta operator memenuhi perlindungan sisa kuota sesuai putusan MK.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.