Embarkasi Haji YIA Belum Dongkrak Ekonomi Kulonprogo
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
Sejumlah layangan beterbangan di langit Krembangan, Minggu (31/8/2025) sore yang menampilkan berbagai bentuk dan ciri khas untuk memenangkan berbagai kategori yang dilombakan/Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO--Karang Taruna Mandala Muda Kalurahan Krembangan, Panjatan, Kulonprogo gelar lomba daplangan atau layang-layang. Lomba layangan ini menjadi daya tarik warga untuk menonton sebagai hiburan.
Apalagi ada 69 peserta dalam lomba layangan edisi 2025 ini yang dilangsungkan di Selatan Bok Krembangan Kulon, Minggu (31/8/2025) sore.
BACA JUGA: 3 OPD Tak Punya Pejabat Definitif, Ini Langkah Pemkab Kulonprogo
Koordinator acara, Ikhsan mengaku lomba layangan tahun ini mendapat sambutan luas dari masyarakat. Tidak hanya menonton melainkan juga pesertanya. “Ini tahun kedua lomba daplangan diadakan. Pesertanya umum, bahkan ada yang dari Sleman," katanya kepada wartawan, Senin (1/9/2025).
Promosi lomba yang terbesar lewat Facebook sehingga jangkauannya makin luas. Total ada 69 peserta cukup banyak lantaran pendaftaran peserta lomba dilaksanakan tepat pada hari H dan berlangsung dua jam saja. Mulai dari pukul 13.00 sampai 15.00 WIB.
"Kriteria penilaian meliputi kerapian, motif, kreativitas bentuk, kesempatan terbang, stabilitas saat take off, kestabilan di udara, serta manuver," lanjut Ikhsan. Para pemenang akan mendapatkan hadiah uang tunai, piala dan piagam. Untuk juara pertama hadiah uang tunai Rp250 ribu, juara kedua Rp200 ribu dan ternaik ketiga Rp150 ribu.
Ikhsan mengungkapkan, selain kategori utama, panitia juga menyiapkan penghargaan khusus, yakni motif terbaik. "Berhadiah seekor itik beserta kandangnya, daplangan dengan ukuran terbesar mendapatkan lemari susun, serta daplangan dengan terbang tertinggi memperoleh hadiah berupa lampu dekorasi," jelasnya.
Sementara itu, Perwakilan Karang Taruna Mandala Muda, Krembangan, Dini menambahkan bahwa kegiatan ini tidak lepas dari dukungan warga. “Lomba ini diselenggarakan oleh Mandala Muda dengan juri dari warga setempat yang sudah berpengalaman. Harapan kami, tahun depan bisa lebih meriah dengan penataan yang lebih baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Kulonprogo siapkan program Kampung Redam untuk mencegah konflik horizontal. Lima kalurahan disiapkan menjadi proyek percontohan.
Kejagung menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi IUP PT QSS terkait dugaan ekspor bauksit ilegal di Kalimantan Barat.