Meresahkan, 2 Mesin Diesel Milik Petani Dicuri di Persawahan Giripeni
Dua mesin diesel milik petani di Bulak Dobangsan, Wates, Kulonprogo dicuri. Korban merugi Rp3,5 juta, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Pengurus baru DPD PKS Kulonprogo masa bakti 2025-2030 saat memberikan keterangan kepada awak media. Dari kiri ke kanan, Agung Wiratmo Yuliardi, Ketua DPD: Agung Raharjo, Sekretaris DPD: Jeni Widiyatmoko, Bendahara DPD: Rohadi, Ketua Bidang Kaderisasi DPD: Nadi Susanto. Harian Jogja/Khairul Ma'arif -
Harianjogja.com, KULONPROGO— Musyawarah daerah ke-6 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kulonprogo sudah digelar dan menetapkan pengurus baru untuk periode 2025-2030.
Agung Raharjo ditetapkan sebagai Ketua DPD PKS Kulonprogo dengan Sekretaris, Jeni Widiyatmoko dan Bendahara, Rohadi. Pengurus baru ini akan berfokus pada kader dan kaderisasi sebagai persiapan Pemilu 2029 nanti.
BACA JUGA: Mutasi Pejabat Kulonprogo, Bupati Tunjuk Kepala BPBD dan Kesbangpol
Kepada awak media, Agung menyampaikan fokus terhadap kader dan kaderisasi akan dilakukan intensifikasi dan ekstensifikasi. Intensifikasi dilakukan dengan kader yang ada akan di upgrade kualitasnya. "Ekstensifikasi artinya kami menambah kader dengan kemampuan yang ada," katanya, Senin (8/9/2025).
Ketika nanti fokus tersebut implikasi ke kursi DPRD Kulonprogo yang didapatkan, Agung tidak menampik. Menurutnya memang fokus terhadap kader dan kaderisasi sebagai upaya menaikan kapasitas. Namun tidak secara rinci menyasar daerah pemilihan (Dapil) mana yang menaik jumlahnya.
Sekarang baru langkah awal belum secara konkret pengurus baru DPD PKS Kulonprogo menargetkan jumlah perolehan kursinya. "Baru dilantik juga kami akan mengikuti dulu arah kebijakan pusat dan kami menjalankan agenda-agenda rutin pembinaan dan optimalisasi kader yang ada," lanjut Agung.
Kader yang dimiliki akan dikuatkan agar kualitasnya tidak stagnan. Lantas penambahan kader dengan pelatihan dan pembinaan yang dimiliki agar militan agar lebih bergeliat lagi.
Agung berharap dengan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi dapat memunculkan orang-orang baru. "Menambah kader dengan pola dan teori dari keluarga, tonggo dan konco. Kader akan dikuatkan dan akan meluas ke keluarga, tonggo dan konco," ujar pria yang juga Anggota DPRD Kulonprogo tersebut.
Menurutnya, DPD PKS Kulonprogo akan fokus pembenahan internal pada awal kepengurusan. Upaya itu untuk makin dapat berkhidmat untuk rakyat secara lebih baik.
Sekretaris DPD PKS Kulonprogo, Jeni Widiyatmoko menambahkan di kepengurusannya ada program politik dan anggaran. Program tersebut bertajuk kader, kaderisasi, dan pelayanan publik atau disingkat K2P2. Tujuannya untuk peningkatan ekonomi dan perlindungan sosial kader yang mustahik.
Sedangkan kaderisasi bermaksud untuk penguatan dan penambahan kader. "P2 yang berarti pelayanan publik melakukan kerja-kerja pelayanan, pemberdayaan, dan pembelaan untuk masyarakat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua mesin diesel milik petani di Bulak Dobangsan, Wates, Kulonprogo dicuri. Korban merugi Rp3,5 juta, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.
Ibu-ibu PKK Kragon II di Kulonprogo memanfaatkan galon bekas menjadi media tanam hingga meraih predikat terbaik Program Ketapangmas DIY.
John Herdman puas Timnas Indonesia menang 3-0 atas Timor Leste di Piala AFF 2026 dan meminta tim tetap fokus menghadapi Vietnam.
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Sabtu 1 Agustus 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Kelurahan Cokrodiningratan membentuk 10 Kader Keamanan Obat Bahan Alam melalui Program IDAMAN BPOM untuk mengedukasi masyarakat memilih jamu aman.
Penumpang Bus Sekolah Si Bulan Sleman meningkat pada tahun ajaran baru. Koridor Terminal Pakem-Bandara Adisutjipto mencatat tambahan terbanyak.