Polisi Ungkap Fakta Duel Remaja di Kulonprogo, Diduga Terkait Asmara
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko (bersalaman dengan siswa, urutan paling kanan) mengukuhkan Ketua OSIS terpilih hasil Pemilos serentak 2025 yang diikuti 82 sekolah dari tingkat SMP hingga SMA sederajat di Bumi Binangun. - ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Sebanyak 25.998 pelajar dari 82 sekolah di Kulonprogo mengikuti Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) 2025. Kegiatan ini mencatat peningkatan partisipasi dibanding tahun lalu yang hanya diikuti 73 sekolah.
Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko, mengukuhkan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) hasil Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) serentak di Aula Adikarta Kantor Sekretariat Daerah Kulonprogo, Selasa (28/10/2025).
Kepada para Ketua OSIS terpilih, Ambar berpesan agar hasil Pemilos serentak ini menjadi pelajaran demokrasi untuk memilih, menyampaikan pendapat, dan menghormati hasil. Pengukuhan ini juga menjadi tanda resminya pelantikan Ketua OSIS terpilih masa bakti 2025–2026.
Menurutnya, Pemilos juga menjadi wadah pelatihan untuk menjadi calon pemimpin bangsa yang berani, jujur, dan amanah. "Dengan bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan Ketua OSIS hasil Pemilos serentak 2025 resmi dilantik," ucapnya, Selasa (28/10/2025).
"Menjadi Ketua OSIS harus mampu merangkul seluruh lapisan, tidak membedakan, dan tidak mudah terprovokasi. Harus bisa dipercaya," pesan Ambar seusai melakukan pelantikan.
Menurutnya, saling menghormati penting lantaran adab lebih tinggi daripada ilmu. Setiap persoalan harus dapat diselesaikan dengan musyawarah dan bijak dalam menghadapi isu di media sosial.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kulonprogo, Pratiwi Ngasaratun, menambahkan ada peningkatan partisipasi pada Pemilos 2025 ini. Menurutnya, kali ini ada 82 sekolah yang turut serta, padahal tahun lalu hanya 73 sekolah.
"Tahun ini meningkat, meliputi 42 SMP/MTs sederajat, 18 SMA/SMK sederajat, dan 22 sekolah lainnya," ucapnya. "Proses pemilihan melibatkan 25.998 siswa yang memberikan hak suara, dan sebanyak 252 calon Ketua OSIS berkompetisi," imbuhnya.
Menurut Pratiwi, Pemilos bukan sekadar agenda rutin belaka, melainkan pendidikan penting perihal demokrasi dan Pemilu secara langsung bagi kalangan pelajar.
Tahun ini, pemungutan suara dilakukan pada 14 Oktober 2025 di 80 sekolah, sedangkan dua sekolah lainnya melakukan pemungutan susulan pada 16 Oktober 2025. "Calon Ketua OSIS dari kaum hawa juga turut meningkat jumlahnya tahun ini," ucap Pratiwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.