Parkir Berbayar Lapangan Beran Dikritik, DPRD Sleman Minta Kajian
Komisi D DPRD Sleman meminta rencana tarif parkir Lapangan Beran dikaji ulang karena dikhawatirkan mengurangi akses masyarakat.
Foto ilustrasi Zakat Digital - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman meresmikan program Mustahik Berdaya di Restoran Hara Chicken, Kronggahan I, Trihanggo, Gamping, Sleman, Sabtu (1/11/2025).
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Baznas Sleman dan Hara Chicken dalam upaya memberdayakan ekonomi umat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Baznas DIY, Ketua Baznas Sleman, pimpinan Hara Chicken, serta sejumlah pejabat daerah.
Peresmian restoran Hara Chicken Kronggahan menjadi simbol dimulainya kerja sama produktif antara lembaga zakat dan sektor usaha untuk memperkuat kemandirian para mustahik.
Ketua Baznas DIY, Puji Astuti, menjelaskan kerja sama ini dirancang untuk mendorong para mustahik agar dapat mandiri dan kelak menjadi muzakki.
“Melalui restoran ini, sebanyak 20 orang dari keluarga mustahik telah direkrut dan diberi kesempatan untuk bekerja, berkarya, serta menjemput kehidupan yang lebih baik,” ujar Puji.
Ia menambahkan, Baznas berperan sebagai penghubung antara para muzakki dan donatur agar manfaat zakat benar-benar dapat dirasakan masyarakat. “Semoga program ini bisa terus berkembang dan tidak berhenti hanya pada 20 orang saja,” ujarnya.
Ketua Baznas Sleman, H. Nasirun, menambahkan bahwa program Mustahik Berdaya dijalankan dengan dukungan dana zakat sebesar Rp300 juta.
Menurutnya, inisiatif ini bukan hanya pengembangan usaha kuliner, tetapi juga bentuk nyata pengelolaan zakat yang produktif, transparan, dan berdampak sosial.
“Zakat bukan hanya untuk konsumsi, tetapi juga investasi sosial yang berkelanjutan,” tegasnya. Selain meresmikan restoran, Baznas Sleman juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada sepuluh warga kurang mampu dan sepuluh anak yatim di wilayah Kronggahan sebagai bagian dari kegiatan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada para muzakki dan donatur yang telah mempercayakan pengelolaan ZIS [zakat, infaq, sedekah] kepada Baznas Sleman dan mendukung terselenggaranya acara ini,” ujar Nasirun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi D DPRD Sleman meminta rencana tarif parkir Lapangan Beran dikaji ulang karena dikhawatirkan mengurangi akses masyarakat.
Disertasi Jejen Hendar di UII menyoroti pengelolaan TJSP yang masih formalitas dan mendorong regulasi berbasis keadilan sosial.
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Operasi kebakaran Transhome ditutup, tetapi basement masih bersuhu 200 derajat Celsius dan satu armada damkar tetap disiagakan.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Hari Kretek Nasional 2026 diwarnai konsolidasi 15 komunitas yang menghasilkan enam tuntutan terkait regulasi industri kretek.