Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Petugas gabungan menunjukkan rokok ilegal yang beredar di wilayah Turi, Selasa (20/6/2023)/Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Satpol PP Sleman menjatuhkan denda Rp48,7 juta kepada 10 penjual rokok ilegal hasil operasi gabungan bersama Bea Cukai sejak Juni hingga Oktober 2025.
Kepala Satpol PP Sleman, Indra Darmawan, mengatakan operasi gabungan melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) dan Bea Cukai Yogyakarta. Dari hasil operasi itu, Satpol PP menyita 1.322 bungkus rokok dengan total 25.520 batang.
Kapanewon Ngemplak menjadi wilayah dengan hasil sitaan paling banyak, yakni 600 bungkus dengan total denda Rp27,3 juta yang berasal dari empat toko berbeda. Setelah Ngemplak, urutan kedua dengan hasil sitaan paling banyak adalah Kapanewon Kalasan dengan 578 bungkus atau 10.996 batang. Rokok ini hanya dijual di satu toko saja. Penjual pun dikenakan denda Rp15 juta.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Sleman, Sri Madu Rakyanto, mengatakan pihaknya juga mendapat anggaran dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 10% untuk kegiatan penegakan hukum.
Satpol PP mendapat Rp190 juta pada 2025. Ada dua kegiatan yang digelar menggunakan anggaran ini, yaitu sosialisasi lima kali dengan peserta masing-masing sosialisasi 50 orang dan anggaran sisanya digunakan untuk operasi gabungan.
“Makanya kami mulai operasi gabungan bulan Juni. Anggaran dari Pusat baru turun akhir Mei 2025,” kata Madu ditemui di kantornya, Rabu (12/11/2025).
Terkait operasi gabungan di Kapanewon Kalasan, Madu mengaku penjual belum bisa membayar denda Rp15 juta. Oleh karena itu, penjual akhirnya dibawa oleh Bea Cukai Yogyakarta.
Rokok ilegal tak bercukai bukan hanya merugikan negara tetapi juga konsumen. Rokok ini disinyalir lebih berbahaya daripada rokok bercukai. Proses produksinya yang tidak bisa dikontrol memunculkan kerawanan.
Ia mengimbau agar konsumen cermat dalam membeli rokok. Bukan hanya ketiadaan cukai saja yang menjadi perhatian, tetapi cukai terpasang yang tidak sesuai peruntukannya.
Menurut Madu, penjualan rokok tanpa cukai meningkat ketika cukai rokok naik. Perokok akhirnya mencari alternatif rokok murah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Sensus Ekonomi 2026 di DIY telah mencapai 69%. BPS DIY memastikan data pelaku usaha aman dan tidak berkaitan dengan perpajakan.
Komisi Yudisial menerima 1.402 laporan perilaku hakim pada Semester I 2026, meningkat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
residen Prabowo Subianto memimpin akad massal KPR 62.000 rumah subsidi di Batang. Program ini melibatkan penerima rumah subsidi dari berbagai daerah melalui ske
VinFast membuka dealer motor listrik pertama di DIY dan menawarkan pilihan pembelian maupun sewa baterai bagi konsumen.