Parkir Berbayar Lapangan Beran Dikritik, DPRD Sleman Minta Kajian
Komisi D DPRD Sleman meminta rencana tarif parkir Lapangan Beran dikaji ulang karena dikhawatirkan mengurangi akses masyarakat.
Ilustrasi pensiun (Freepik)
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 268 ASN Sleman menerima SK pensiun dan diminta Bupati Harda Kiswaya untuk tetap aktif berkegiatan dan berkontribusi di masyarakat.
Harda mendorong agar para pejabat Sleman yang memasuki masa pensiun dapat mengambil peran aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, kegiatan ini dapat memupuk kebahagiaan yang menjadi kunci umur panjang, selain juga menjadi ruang untuk beribadah.
“Kalau sudah jadi warga sipil. Cari posisi lagi. Jadi pengurus kampung dalam rangka cari amal jariyah. Tetap semangat. Jangan leleh luweh, karena sudah mau pensiun. Itu keliru,” kata Harda ditemui di Pendopo Parasamya, Senin (8/12/2025).
Ia juga mengingatkan agar para pensiunan pejabat Sleman tetap menjaga persaudaraan meski telah purna tugas dari pemerintahan.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Wildan Solichin, mengatakan total SK Pensiun yang diserahkan kepada calon purna tugas terhitung mulai tanggal (TMT) 1 Januari hingga 1 Juni 2026 adalah 268 orang. Sementara secara keseluruhan, ASN yang memasuki usia pensiun pada tahun 2026 di Sleman berjumlah 517 orang.
Di antara penerima SK pensiun tahap ini adalah Sekda Sleman, Susmiarto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman, Taupiq Wahyudi, Kepala Pelaksana BPBD Sleman, R. Haris Martapa, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, RR. Mae Rusmi Suryaningsih.
Wildan menyampaikan bahwa kegiatan penyerahan SK pensiun ini merupakan bagian dari manajemen ASN untuk memberikan layanan kepegawaian yang lebih mudah dan terintegrasi. Mekanisme baru yang dijalankan melalui kerja sama BKPP Sleman dengan BKN, Taspen, BKAD, seluruh perangkat daerah, dan bank mitra bayar memungkinkan calon purna tugas tidak lagi harus mengurus sendiri berbagai dokumen, seperti SK pensiun, SKPP, Tunjangan Hari Tua, hingga Pensiun Pertama.
“Layanan terpadu ini diharapkan membuat para ASN yang memasuki batas usia pensiun lebih tenang sekaligus termotivasi untuk terus mengabdikan diri di luar pemerintahan,” katanya.
Rincian ASN yang Pensiun
Berdasarkan jabatannya, total 268 ASN yang menerima SK pensiun pada penyerahan tahap ini meliputi:
Sementara berdasarkan unit kerja, jumlah terbesar berasal dari Dinas Pendidikan dengan total 170 ASN pensiun, disusul Dinas Kesehatan (22 ASN), RSUD Sleman (15 ASN), dan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (8 ASN). Beberapa perangkat daerah lain yang melepas ASN dalam jumlah signifikan, antara lain Dinas PUPKP (7 ASN), serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (5 ASN).
Instansi lain seperti Kapanewon Tempel dan Sekretariat Daerah masing-masing melepas empat ASN. Adapun RSUD Prambanan, Dinas P3A-PPKB, dan Dinas Tenaga Kerja melepas tiga ASN. Sementara BKPP, BPBD, BPKAD, Dinas Pariwisata, Kapanewon Godean, Minggir, dan Pakem masing-masing dua ASN. Dinas Dukcapil, DLH, Sekretariat DPRD, Dinas Sosial, serta Satuan Polisi Pamong Praja masing-masing melepas satu ASN.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi D DPRD Sleman meminta rencana tarif parkir Lapangan Beran dikaji ulang karena dikhawatirkan mengurangi akses masyarakat.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia ke lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan informasi tarif DAMRI dari YIA.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.