Kasus HIV di Kulonprogo Capai 221, Dinkes Bidik Nol di 2030

Khairul Ma'arif
Khairul Ma'arif Rabu, 17 Desember 2025 07:37 WIB
Kasus HIV di Kulonprogo Capai 221, Dinkes Bidik Nol di 2030

Foto ilustrasi HIV/Aids. - Freepik

Harianjogja.com, KULONPROGO— Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo mencatat sebanyak 221 orang dengan HIV/AIDS (ODHIV) yang saat ini masih membutuhkan layanan kesehatan dan pengobatan rutin.

Data kumulatif sejak 2012 tersebut menjadi dasar Dinkes Kulonprogo untuk memperkuat strategi eliminasi HIV pada 2030 dengan target nol kasus baru, nol kematian, dan nol stigma di masyarakat.

Skrining dini menjadi kunci utama, terutama pada ibu hamil dan kelompok berisiko. Pemeriksaan viral load juga terus didorong meski masih terkendala keterbatasan fasilitas.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kulonprogo, Arief Mustofa membenarkan data tersebut. Menurutnya, diupayakan nanti pada 2030 nol kasus baru pengidap HIV di Kulonprogo. "Kami mengupayakan target elimininasi HIV pada 2030 yakni nol kematian, nol stigma dan nol kasus baru di Kulonprogo," ungkapnya, Selasa (16/12/2025).

Upaya yang akan dilakukan berupa pencegahan pada skrining dini. Khususnya bagi ibu hamil agar penularan ke anak dapat dicegah. Termasuk penularan dari orang dengan HIV (ODHIV) dapat dikendalikan. "Melalui pemeriksaan viral load untuk mengecek jumlah virus dalam tubuh," lanjut Arief.

Dia menilai, semakin rendah jumlah virus semakin kecil penularannya. Namun, pemeriksaan viral load masih terkendala kuota terbatas dan harus dilakukan di RS Sardjito.

Untuk mereduksi stigma, pemerintah akan menggalakkan sosialisasi secara masif. Melibatkan berbagai lembaga atau instansi agar target zero stigma, zero kasus baru dan zero kematian di 2030 dapat tercapai. "Kematian masih agak tinggi, bisa jadi karena penanganan terlambat sehingga perlu sosialisasi, skrining diawal," ucapnya.

Arief mengaku, adanya cek kesehatan gratis dapat menemukan HIV diawal fase. Sementara untuk, jumlah kasus baru HIV di 2025 ini mencapai 25 pengidap. Jumlah kasus baru itu alami penurunan dibanding 2024 yang terdapa 49 pengidap HIV.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online