Bupati Gunungkidul Minta Jaga Warga Lebih Aktif, Ini Tujuannya
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. / Foto dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul menegaskan pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) baru bisa dilakukan setelah status lahan dipastikan clear and clean sesuai instruksi Pemerintah DIY.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Gunungkidul, Supartono, menjelaskan bahwa kepastian legalitas lahan menjadi prioritas utama sebelum konstruksi dimulai. Hal ini dilakukan untuk mencegah munculnya sengketa atau kendala administratif di kemudian hari.
“Kami tidak gegabah untuk membangun gedung KDMP. Status lahannya harus dipastikan clear terlebih dahulu. Ada kepastian hukum agar tidak ada masalah kelak di kemudian hari,” ujar Supartono, Senin (22/12/2025).
Ia menekankan bahwa kejelasan status lahan ini tidak hanya menyangkut soal perizinan biasa. Jika lokasi gedung direncanakan menggunakan Lahan Baku Sawah (LBS), maka prosedur pengalihan fungsi harus diurus dengan ketat, termasuk menyediakan lahan pengganti agar luasan LBS di Gunungkidul tidak berkurang.
Penguatan Kapasitas SDM dan Permodalan
Di samping urusan infrastruktur, Pemkab Gunungkidul fokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola koperasi. Sosialisasi mengenai akses permodalan perbankan dan penyusunan rencana bisnis (business plan) terus dilakukan.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memberikan perhatian khusus agar pengoperasian KDMP berjalan sukses dan berdampak pada ekonomi warga. Ia mengaku telah berkomunikasi dengan anggota DPD RI asal DIY, Yashinta Sekarwangi Mega, untuk memfasilitasi narasumber dari kementerian dan perbankan.
“Modal sangat penting untuk operasional KDMP. Sesuai instruksi, koperasi bisa memperoleh pinjaman dari bank. Tata caranya harus dijelaskan secara detail agar pengurus bisa mengaksesnya dengan baik dan benar,” tegas Endah.
Melalui pendekatan yang komprehensif—baik dari sisi legalitas lahan maupun kesiapan SDM—pemerintah berharap KDMP tidak hanya sekadar berdiri sebagai bangunan fisik, namun benar-benar menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang sehat di tingkat kalurahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti meminta kelompok Jaga Warga memperkuat kamtibmas, mencegah konflik sosial, narkoba, kenakalan remaja, dan hoaks.
BKPM mencabut IUP PT Kristalin Ekalestari di Papua setelah ditemukan pembukaan lahan tambang di kawasan hutan tanpa persetujuan kehutanan.
Pemkab Temanggung mengalokasikan Rp6,9 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi air tanah di empat lokasi yang ditargetkan rampung akhir 2026.
Sultan HB X mengingatkan Karang Taruna agar mengutamakan dampak nyata bagi warga melalui inovasi sosial, pemberdayaan, dan kolaborasi.
Simak simulasi UMK Jawa Tengah 2027 jika naik 9,5%. UMK Kota Semarang diproyeksikan mencapai Rp4,05 juta, disusul Demak dan Kendal.
Cek jadwal SIM Gunungkidul Sabtu, 24 Oktober 2026, di Toserba Sambipitu, lengkap dengan lokasi layanan lain dan syarat perpanjangan SIM.