6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL— Pemerintah Kabupaten Bantul menetapkan tiga agenda strategis sebagai fokus kerja seluruh perangkat daerah sepanjang tahun 2026. Arah kebijakan tersebut disampaikan Bupati Bantul melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta dalam apel awal tahun di Halaman Kompleks Parasamya, Jumat (2/1/2026).
Tiga fokus utama itu meliputi efisiensi dan kualitas belanja daerah, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta percepatan transformasi digital pemerintahan. Ketiganya dipandang krusial agar kebijakan dan program pemerintah benar-benar memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Bupati menegaskan, efisiensi anggaran tidak sekadar memangkas belanja, melainkan memastikan setiap penggunaan anggaran tepat sasaran dan bernilai manfaat. Prioritas diarahkan pada pelayanan dasar, pengurangan kemiskinan, serta peningkatan kualitas hidup warga Bantul.
Selain anggaran, perhatian besar juga diberikan pada penguatan kapasitas aparatur sipil negara. Menurut Bupati, mutu pelayanan publik sangat ditentukan oleh profesionalisme dan kemampuan ASN dalam beradaptasi dengan perubahan.
“Penguatan kompetensi, peningkatan kinerja, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan dinamika pelayanan menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda,” tegasnya.
Adapun percepatan transformasi digital pemerintahan diarahkan untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap layanan publik yang lebih cepat, mudah, dan transparan. Digitalisasi diharapkan tidak berhenti pada penerapan sistem, tetapi benar-benar meningkatkan akses, efisiensi, dan akuntabilitas layanan.
Bupati juga mengingatkan bahwa tahun 2026 akan dihadapkan pada tantangan berat, terutama akibat keterbatasan fiskal sebagai dampak penyesuaian kebijakan pemerintah pusat dan daerah, di tengah ekspektasi masyarakat yang terus meningkat.
“Kita tidak lagi dihadapkan pada persoalan banyak atau sedikitnya program, tetapi pada ketepatan prioritas dan seberapa besar manfaat nyata yang dirasakan masyarakat,” ujar Bupati.
Dengan kerangka tersebut, seluruh perangkat daerah diminta menyusun program yang lebih fokus, adaptif, dan berorientasi hasil agar pembangunan Bantul tetap berjalan efektif meski di tengah keterbatasan anggaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Harga buyback emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian turun pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Cek harga berdasarkan berat emas.
Perempuan muda dan lansia di DIY serta Klaten mengolah kain perca menjadi tenun dan kerajinan bernilai ekonomi di Rumah Kreatif Tukik.
BMKG menetapkan status Siaga tsunami hingga 3 meter setelah gempa M7,7 mengguncang Nagekeo, NTT, Sabtu pagi.
Artis Celine Evangelista hadir dalam gelaran Jogja Fashion Week (JFW) 2026 dengan membagikan pengalaman dalam berbinis busana muslimah syar'i.
Penyalahgunaan narkoba dan psikotropika tidak hanya merusak kondisi fisik, tetapi juga dapat memicu kecanduan berat akibat perubahan sistem dopamin di otak