Investasi Sleman Tembus Rp931,7 Miliar, Kelistrikan Terbesar
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (LPJU). - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman melalui Dinas Perhubungan Sleman akan membangun 3.989 titik penerangan jalan umum (PJU) di kawasan permukiman dengan anggaran Rp21,1 miliar. Pembangunan ini ditujukan untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan rasa aman masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Heri Kuntadi, mengatakan kebijakan yang berfokus pada peningkatan kualitas jalan tersebut merupakan wujud komitmen Bupati dan Wakil Bupati Sleman melalui program “Sleman Dalane Alus lan Padang”.
“Rencananya pembangunan PJU dilaksanakan melalui 10 paket pekerjaan. Selain itu, akan dibangun 10 PJU tenaga surya sebagai bagian dari upaya pemanfaatan energi terbarukan,” ujar Heri, Kamis (15/1/2026).
Menurutnya, pembangunan 3.989 PJU ini merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD Sleman serta berdasarkan kajian kebutuhan Pemkab Sleman. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) turut melakukan verifikasi sekaligus terlibat dalam proses perencanaan dan pembahasan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sleman, Nur Fitri Handayani, menjelaskan penganggaran pembangunan PJU telah melalui mekanisme yang terintegrasi sejak tahap perencanaan hingga penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurut Fitri, usulan kegiatan pembangunan PJU dihimpun melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan pokok-pokok pikiran DPRD Sleman, kemudian diselaraskan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
“Program tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara, serta dibahas bersama DPRD Sleman sebelum ditetapkan dalam APBD 2026,” jelasnya.
Ia menegaskan seluruh tahapan tersebut ditempuh untuk memastikan program yang dianggarkan benar-benar menjadi prioritas daerah dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Dengan mekanisme itu, pembangunan PJU tidak hanya menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga selaras dengan arah kebijakan pembangunan dan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.
Selain pendanaan melalui APBD, Pemkab Sleman juga menyiapkan opsi percepatan pembangunan PJU melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), khususnya untuk titik-titik di ruas jalan kabupaten.
Melalui kolaborasi usulan masyarakat, pemetaan kebutuhan, dan alternatif pendanaan tersebut, Pemkab Sleman berharap pemerataan PJU dapat terus dioptimalkan, baik di ruas jalan utama maupun lingkungan permukiman.
“Dalam lima tahun ke depan, peningkatan kualitas penerangan jalan di Bumi Sembada ditargetkan terealisasi secara bertahap dan merata sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sleman,” pungkas Fitri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.