DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Foto ilustrasi lampu penerangan jalan umum (LPJU). - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul menyiapkan pemasangan 42 Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari, dengan target rampung sebelum Lebaran 2026.
Program LPJU Pantai Sepanjang ini digulirkan untuk mendukung penataan kawasan sekaligus memastikan area wisata lebih terang dan aman pada malam hari.
Sekretaris Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji, menyebut anggaran sebesar Rp580 juta telah dialokasikan untuk proyek LPJU Pantai Sepanjang sebagai bagian dari kebijakan penataan kawasan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
“Peran kita sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang dimiliki. Sesuai instruksi dari Ibu Bupati agar Pantai Sepanjang dibikin terang saat malam hari,” kata Bayu, Senin (2/2/2026).
Ia menjelaskan, sebanyak 42 unit LPJU akan dipasang dengan jarak antar titik sekitar 30–40 meter. Lampu-lampu tersebut akan membentang hampir di sepanjang jalur, mulai dari akses masuk menuju kawasan Pantai Sepanjang.
“Lampu yang dipasang hampir di sepanjang jalur mulai dari jalan masuk ke Pantai Sepanjang,” katanya.
Saat ini proses pemasangan LPJU Pantai Sepanjang masih dalam tahap pengadaan pada bidang terkait. Dishub menargetkan pekerjaan selesai dalam dua hingga tiga bulan pada awal 2026, dengan harapan seluruh lampu sudah terpasang sebelum Idulfitri.
“Targetnya memang selesai dalam 2–3 bulan di awal 2026. Tapi, mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar sehingga semua sudah terpasang sebelum Lebaran,” kata Bayu.
Sebelumnya, penataan kawasan Pantai Sepanjang pada 2025 telah berjalan, termasuk dimulainya pengaspalan jalan serta pembangunan kios relokasi bagi pedagang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, menambahkan bahwa pembangunan kios relokasi pedagang di Pantai Sepanjang didukung anggaran Rp400 juta. Selain itu, Pemkab juga mengalokasikan Rp1,6 miliar untuk pengaspalan jalan sepanjang 500 meter di kawasan tersebut.
“Program ini jadi bagian untuk penataan di Pantai Sepanjang,” kata Rakhmadian.
Menurutnya, program penataan Pantai Sepanjang masih berlanjut pada tahun ini. Rencana berikutnya mencakup pembangunan talut dan jalur pedestrian di bekas lapak pedagang yang telah direlokasi ke sisi utara jalan.
“Pembangunanya masih akan dilanjutkan. Sekarang masih dalam proses,” katanya.
Selain pembangunan talut dan pedestrian, Pemkab Gunungkidul juga melengkapi fasilitas lapak pedagang dengan pemasangan sekat antarwarung, pengecatan agar tampak lebih rapi, serta penyediaan fasilitas air bersih dan tempat cuci piring. Seluruh rangkaian program LPJU Pantai Sepanjang dan penataan infrastruktur ini diharapkan memperkuat daya tarik wisata sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung di kawasan tersebut pada 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.