Kebakaran Meningkat Saat Kemarau, Warga Kulonprogo Diminta Waspada
Kebakaran di Kulonprogo meningkat selama musim kemarau 2026. Mayoritas dipicu pembakaran sampah dan kondisi lahan yang semakin kering.
Foto ilustrasi bantuan pangan non tunai berupa beras. - Dibuat menggunakan Artificial Intelligence
Harianjogja.com, KULONPROGO—IWAPI DIY menggelar bakti sosial Ramadan di Aula Adikarta, Kantor Pemkab Kulonprogo, sebagai rangkaian peringatan HUT ke-51 dan menyambut bulan suci yang tinggal menghitung hari. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus penguatan pemberdayaan ekonomi perempuan di DIY.
Aksi sosial tersebut diposisikan sebagai langkah strategis untuk mendorong transformasi digital pelaku usaha perempuan melalui sinergi lintas sektor. Selain berbagi, IWAPI DIY menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas perempuan agar mampu naik kelas dan berdaya saing di tengah dinamika ekonomi.
Ketua DPD IWAPI DIY, Utik Bidayati, menjelaskan bakti sosial menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi transformasi digital ekonomi perempuan. “Kami sebagai pelaku usaha ingin memperkuat fondasi dan mengupayakan transformasi digital dunia usaha. IWAPI memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membangun dan meningkatkan kapasitas pelaku usaha, khususnya perempuan, agar mampu naik kelas dan berdaya saing,” ungkapnya kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).
Utik menambahkan, kegiatan bakti sosial IWAPI DIY dilaksanakan secara bergilir di seluruh kabupaten/kota di DIY. Setelah sebelumnya digelar di Kota Jogja, tahun ini Kabupaten Kulonprogo mendapat giliran menjadi tuan rumah. Ia berharap dalam lima tahun mendatang pelaku usaha perempuan di Kulonprogo semakin berkembang dan mampu berkolaborasi aktif bersama IWAPI dalam memperkuat ekonomi daerah.
Melalui bakti sosial Ramadan ini, semangat berbagi, pemberdayaan, serta kolaborasi lintas sektor diharapkan semakin menguat. Upaya tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama membangun masyarakat yang inklusif, berdaya, dan berkeadilan menuju masa depan Indonesia yang gemilang. “Kami yakin, dari langkah kecil dan sinergi yang kuat, akan lahir perubahan besar. Kabupaten Kulon Progo kami pandang siap untuk berkolaborasi dan tumbuh bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, menilai kegiatan bakti sosial IWAPI DIY bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan memiliki makna kemanusiaan dan spiritual yang mendalam. Ia menyebut bakti sosial Ramadan sebagai wujud nyata kepedulian, solidaritas, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Bantuan yang disalurkan IWAPI DIY kepada SLB, panti asuhan, pelaku UMKM, komunitas anak, kelompok disabilitas, mahasiswa, serta fakir miskin mencerminkan kehadiran organisasi perempuan tersebut di tengah masyarakat. Menurut Agung, bulan Ramadan merupakan momentum istimewa untuk meningkatkan keimanan sekaligus memperkuat kepekaan sosial. Kegiatan berbagi yang dilakukan IWAPI DIY dinilai sejalan dengan nilai-nilai luhur Ramadan, yakni menumbuhkan empati, kepedulian, dan kebersamaan, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan IWAPI dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan serta penguatan UMKM di wilayah tersebut.
“Kepedulian sosial adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang kuat dan berkeadilan. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk IWAPI, dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan ekonomi perempuan dan pelaku UMKM,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran di Kulonprogo meningkat selama musim kemarau 2026. Mayoritas dipicu pembakaran sampah dan kondisi lahan yang semakin kering.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.
Jadwal KRL Solo Jogja terbaru hari ini Rabu 29 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
AS melarang impor robot humanoid dan inverter baru asal Tiongkok demi melindungi keamanan nasional serta infrastruktur AI domestik.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.