Manunggal Cup Jadi Pembibitan Atlet Voli Kulonprogo Menuju Porda
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Tugu tulisan Kulonprogo the Jewel of Java - ilustrasi/JIBI
Harianjogja.com, KULONPROGO—Seorang bocah berusia tiga tahun di Kalurahan Bojong, Kapanewon Panjatan, Kulonprogo harus ditangani petugas Damkar setelah cincin emas yang dipakainya tidak bisa dilepas hingga menyebabkan jari membengkak.
Insiden ini bermula saat cincin emas yang semula terpasang di jari manis sang anak dipindahkan ke jari tengah, diduga karena bermain. Perubahan posisi tersebut membuat cincin sulit dilepas secara mandiri.
Ibu korban, Eka Nur Alimah, sempat membawa anaknya ke Puskesmas Panjatan untuk mendapatkan penanganan. Namun, pihak puskesmas tidak dapat melepas cincin tersebut dan merekomendasikan agar penanganan dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran.
Kepala Seksi Damkar dan Penyelamatan BPBD Kulonprogo, Raden Chris Hartanto, membenarkan kejadian tersebut.
“Memang benar sempat dibawa ke Puskesmas Panjatan II tetapi tidak bisa menangani sehingga dianjurkan ke Damkar,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2026).
Menurut Chris, cincin tersebut telah tersangkut selama dua hari, sehingga menyebabkan jari tengah bocah tersebut mengalami pembengkakan.
Petugas Damkar Mako Wates kemudian melakukan penanganan dengan cara memotong cincin menggunakan tang potong guna menghindari risiko yang lebih serius pada jari anak tersebut.
“Cincin emasnya kita potong dengan menggunakan tang potong. Tetapi cincinnya masih bisa diperbaiki,” jelasnya.
Ia menambahkan, ukuran cincin yang terlalu kecil untuk jari tengah menjadi penyebab utama sulitnya cincin dilepas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Disdag Jogja menggelar Gemati di 22 pasar selama Oktober 2026. Belanja minimal Rp20.000 berpeluang mendapat smartphone hingga sepeda.