Gogoh Iwak Ceria 2026 Jadi Cara Alihkan Anak dari Kecanduan Gawai
Gogoh Iwak Ceria 2026 di Dadap Sumilir, Kulonprogo, mengajak anak menjauh dari gawai melalui permainan menangkap ikan di alam terbuka.
Wisatawan berada di area pemecah ombak, Pantai Glagah, Kulongprogo - ist/Kulonprogokab.go.id
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kunjungan wisatawan ke Kulonprogo selama libur Lebaran 2026 berhasil melampaui target. Dinas Pariwisata (Dispar) mencatat total kunjungan mencapai 100.661 orang atau di atas proyeksi 100 ribu wisatawan.
Capaian tersebut menunjukkan tren pertumbuhan positif sektor pariwisata di Kulonprogo. Kepala Dispar Kulonprogo, Sutarman, menjelaskan realisasi kunjungan tahun ini tidak hanya memenuhi target, tetapi juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Total kunjungan mencapai 100.661 wisatawan, melampaui target yang diproyeksikan,” katanya, Rabu (1/4/2026).
Jika dibandingkan dengan Lebaran 2025 yang mencatat 99.154 wisatawan, terjadi kenaikan sebanyak 1.507 pengunjung atau tumbuh sekitar 1,52%. Tren ini memperlihatkan minat wisatawan yang terus meningkat, khususnya pada momentum libur panjang.
Pantai Jadi Primadona Wisata
Destinasi wisata pantai masih menjadi magnet utama kunjungan wisatawan. Pantai Glagah mencatat kunjungan tertinggi dengan 73.472 wisatawan (72,99%). Sedangkan, Pantai Congot dikunjungi 22.841 wisatawan (22,69%). Selain pantai, sejumlah destinasi lain juga turut berkontribusi adalah Kawasan Jatimulyo dengan 3.200 wisatawan dan Waduk Sermo dengan 2.187 wisatawan.
Dominasi wisata pantai menegaskan bahwa wisata alam terbuka masih menjadi pilihan utama masyarakat, terutama untuk rekreasi keluarga saat Lebaran.
Sutarman menilai capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa sektor pariwisata Kulonprogo terus mengalami pemulihan pascapandemi.
“Ini menunjukkan pertumbuhan yang positif, didukung strategi promosi, peningkatan kualitas destinasi, dan sinergi berbagai pihak,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan capaian ini bukan menjadi titik akhir. Pemerintah daerah akan terus melakukan penguatan sektor pariwisata agar lebih kompetitif.
"Pemkab Kulonprogo berkomitmen meningkatkan daya tarik wisata melalui berbagai langkah strategis, di antaranya dengan pengembangan paket wisata terintegrasi, penguatan promosi destinasi dan peningkatan kualitas layanan wisata," ucapnya.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan kunjungan yang lebih optimal dan berkelanjutan di masa mendatang. Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, Kulonprogo berpotensi menjadi salah satu destinasi unggulan di DIY, terutama untuk wisata berbasis alam yang ramah keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gogoh Iwak Ceria 2026 di Dadap Sumilir, Kulonprogo, mengajak anak menjauh dari gawai melalui permainan menangkap ikan di alam terbuka.
Presiden Prabowo mengingatkan 1.177 perwira TNI-Polri menjaga integritas, menjauhi korupsi, narkoba, judi, dan mengabdi kepada rakyat.
Warga Kotagede mengikuti pelatihan susur Sungai Gajah Wong untuk mendeteksi dini potensi banjir dan memperkuat mitigasi bencana.
Polres Bantul mengungkap peredaran 1.602 pil berlogo Y di Pleret dan Banguntapan. Seorang pemasok ditangkap berkat laporan warga.
Program Lumbung Mataraman di DIY menyalurkan KUR Rp9,17 miliar dan memperluas akses keuangan untuk memperkuat ekonomi kalurahan.
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.