Gunungkidul Masuki Pancaroba, Angin Kencang Mulai Mengancam
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.
Foto ilustrasi siswa berangkat sekolah menaiki sepeda, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP di Gunungkidul dijadwalkan berlangsung pada 8–9 April 2026. Dinas Pendidikan setempat optimistis ujian pengganti Ujian Nasional (UN) ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati, menyebut berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk mengantisipasi potensi gangguan teknis selama pelaksanaan.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah berkoordinasi dengan PLN untuk memastikan tidak ada pemadaman listrik saat ujian berlangsung.
“Pelaksanaan TKA pada 8-9 April, sehingga kami akan bersurat ke PLN agar pasokan listrik tetap aman,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Internet Jadi Faktor Krusial
Selain listrik, kesiapan jaringan internet juga menjadi perhatian utama. Pasalnya, TKA dilaksanakan secara daring sehingga membutuhkan dukungan server dan koneksi yang stabil.
Nunuk memastikan seluruh aspek teknis telah dipersiapkan dengan matang. “Kami yakin pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar,” katanya.
Ribuan Siswa Siap Ikut
Tercatat sebanyak 7.993 siswa SMP di Gunungkidul akan mengikuti TKA tahun ini. Para peserta sebelumnya telah mendapatkan pembekalan dari sekolah masing-masing, termasuk pendalaman materi dan tryout.
TKA sendiri tidak menjadi penentu kelulusan, melainkan digunakan sebagai alat ukur capaian akademik siswa secara nasional. Hasilnya juga menjadi salah satu syarat dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya melalui jalur prestasi.
Sekolah Matangkan Persiapan
Kepala SMP Negeri 2 Wonosari, Suhartati, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 210 siswa kelas IX untuk mengikuti TKA.
Menurutnya, selain penguatan materi pelajaran, sekolah juga menggelar tryout sebagai sarana evaluasi kemampuan siswa sekaligus umpan balik bagi guru.
“Tryout membantu melihat perkembangan kesiapan siswa serta efektivitas pembelajaran selama ini,” ujarnya.
Adapun mata pelajaran yang diujikan dalam TKA meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Matematika.
Dengan berbagai persiapan tersebut, pelaksanaan TKA diharapkan dapat berjalan optimal sekaligus memberikan gambaran akurat terkait kemampuan akademik siswa sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul memasuki masa pancaroba. BPBD mengingatkan potensi angin kencang dan melanjutkan penyaluran bantuan air bersih hingga Desember.
DPRD Sleman mendorong Karang Taruna menghadirkan program berkelanjutan untuk menangani persoalan sosial, mengembangkan pemuda, dan meningkatkan kesejahteraan wa
Kericuhan pecah di Malioboro usai demo pada Rabu petang. Massa dan polisi saling melempar benda, sementara wisatawan diimbau menghindar.
Omzet IKM Kota Jogja mencapai Rp4.018 triliun dan menyerap 40.905 tenaga kerja. Pelaku usaha masih menghadapi kendala bahan baku, modal, dan pasar.
Wabup Kulon Progo Ambar Purwoko mendorong siswa Sekolah Rakyat di Lendah tekun belajar, percaya diri, dan berani menjadi pemimpin.
Konser Andrea Bocelli di Borobudur dan Jakarta tetap digelar pada 31 Oktober dan 3 November 2026 dengan pesan kemanusiaan.