Kekeringan Landa 17 Kapanewon di Gunungkidul, 14 Juta Liter Air Bersih Disalurkan
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Ilustrasi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pekerjaaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul di tahun depan mengalokasikan anggaran Rp65,5 miliar untuk perbaikan jalan. Diharapakan dengan program ini dapat mengurangi jumlah panjang jalan kabupaten yang mengalami kerusakan.
Kepala Seksi Pemeliharaan, DPUPRKP Gunungkidul Wadiyana mengatakan, perbaikan jalan merupakan salah satu program prioritas yang dimiliki pemkab. Setiap tahunnya ada alokasi anggaran untuk perbaikan karena jalan yang rusak di Gunungkidul masih banyak yang rusak.
“Setiap tahun terus mengalokasikan anggaran untuk perbaikan ruas yang rusak. Sebab ruas jalan yang rusak tidak bisa diperbaiki secara serempak karena kemampuan anggaran yang masih sangat terbatas,” katanya kepada wartawan, Rabu (5/12/2018).
Untuk tahun tahun depan, anggaran yang disediakan mencapai Rp67,5 miliar dan sudah dimasukan di dalam kegiatan di dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2019. Anggaran perbaikan ini, Rp28,8 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus dan sisanya Rp38,7 miliar dari Dana Alokasi Umum.
Rencananya titik-titik yang diperbaiki menyasar ruas jalan Kepek-Ngobaran di Saptosari, Semin-Tambakromo, Ponjong. Sedang empat ruas lainya meliputi Girijati-Gupit; Patuk-Tawang; Getas-Srikoyo dan Nglipar-Wotgaleh. “Semua sudah diprogramkan dan akan dilakukan perbaikan di tahun depan,” ujar Wadiyana.
Menurut dia, untuk alokasi perbaikan sudah disepakati bersama antaran pemkab dengan DPRD Gunungkidul. Hanya saja, pasca penetapan APBD 2019 masih ada evaluasi dari provinsi. “Harapan kami tidak kena evaluasi sehingga semua program bisa dilaksanakan,” tuturnya.
Sebelumnya, Kepala DPUPRKP Gunungkidul Eddy Praptono mengatakan, jumlah ruas jalan di Gunungkidul sepanjang 1.200an kilometer. Menurut dia, berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan, jalan yang rusak mencapai 60% atau sekitar 720 kilometer. Sedang jalan yang dalam kondisi baik baru mencapai 40%. “Intinya di Gunungkidul masih banyak jalan yang rusak,” katanya.
Eddy menuturkan, setiap tahun terus melakukan program perbaikan. Namun demikian, ruas yang diperbaiki tidak bisa langsung diperbaiki karena porses dilakasakan secara bertahap. “Anggaran yang dimiliki terbatas jadi perbaikan secara bertahap dengan skala prioritas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan melanda 17 kapanewon di Gunungkidul. Sebanyak 2.811 tangki atau 14,05 juta liter air bersih telah disalurkan.
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 24 September 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C, sementara kelembapan hingga 95%.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.