SISWI DITEMUKAN TERBAKAR : Ayah Ria Bawa 100 Orang ke Pengadilan

17 Juni 2013 12:44 WIB Sleman Share :

[caption id="attachment_416569" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/17/siswi-ditemukan-terbakar-ayah-ria-bawa-100-orang-ke-pengadilan-416568/siswi-dibakar-demo-massa-tuntut-hukum-mati-sunartono-5" rel="attachment wp-att-416569">http://images.harianjogja.com/2013/06/siswi-dibakar-DEMO-MASSA-TUNTUT-HUKUM-MATI-sunartono-370x277.jpg" alt="" width="370" height="277" /> Foto Demonstrasi Tuntut Keadilan Kasus Ria
JIBI/Harian Jogja/Sunartono[/caption]

SLEMAN-Sidang perdana kasus pembunuhan siswi SMK YPKK Sleman, Ria Puspita Restanti (RPR), penjagaan Pengadilan Negeri Sleman diperketat.

Ayah Ria, Setyohidayat mengatakan mengajak 100 orang untuk datang ke PN Sleman. Dia mengaku ingin melihat sidang perdana kasus pembunuhan yang menimpa anak pertamanya itu.

"Saya ingin melihat langsung sidangnya. Ternyata keluarga dan tetangga lain juga ingin melihat juga. Jadinya kami ke sini bersama 100 orang lainnya," kata Setyohidayat Senin (17/6/2013).

Setyohidayat menambahkan kedatangannya juga membawa spanduk yang menyatakan agar korban dihukum mati.

"Sebisa mungkin hukum ditegakkan seadil-adilnya. Kalau bisa dihukum mati semua tersangka itu," tegas warga Dusun Medelan, Desa Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak.

Sementara itu, salah satu petugas pengamanan dari PN Sleman, Nanang mengatakan jika tidak ada pembatasan jumlah orang yang ingin masuk area PN Sleman. "Kami hanya antisipasi adanya senjata tajam saja," jelasnya.