Gunungkidul Dapat Bantuan Ambulan dari Jepang

24 Februari 2014 14:27 WIB Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mendapat bantuan dua unit kendaraan berupa ambulance dan kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) senilai lebih dari Rp10 miliar dari Kochi Toyota Motor Corporation (KTMC) Jepang.

Bantuan itu secara simbolis ditandatangani Bupati Gunungkidul Badingah dan Presiden Direktur KTMC Jepang Makoto Toshioka di Bangsal Sewokoprajo, Wonosari, Sabtu (22/2/2014).

Ambulance bantuan ini rencananya dilengkapi dengan peralatan bedah medis darurat untuk menangani pasien di lokasi kejadian.

Badingah mengatakan bantuan dari Toyota tersebut sangat berarti bagi Pemkab Gunungkidul guna menunjang penanganan bencana di wilayah Gunungkidul. Selama ini Gunungkidul diakuinya belum memiliki damkar dan ambulace yang lengkap dengan peralatan medis “Kami sangat berterimakasih dengan bantuan ini,” kata Badingah.

Sementara Makoto Toshioka mengatakan bantuan serupa tidak hanya diberikan di Gunungkidul namun juga di beberapa wilayah lainnya di Indonesia. Dia berharap bantuan yang diberikan bisa berguna untuk membantu penanganan bencana di Gunungkidul.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Budi Harjo mengatakan, kedua kendaraan bantuan itu berbeda dengan damkar dan ambulance biasanya.

Ambulace itu akan dilengkapi dengan perlengkapan bedah medis darurat dan sejumlah peralatan medis lainnya. Sementara damkar pun dilengkapi dengan tangga yang bisa menjangkau ketinggian.

Diakui Budi, Gunungkidul saat ini hanya ada dua damkar yang usianya sudah tua. Padahal untuk menangani bencana kebakaran di Gunungkidul idealnya empat damkar untuk ditempatkan di Gunungkidul bagian utara, bagian timur dan bagian selatan. “Selama ini hanya berpusat di Wonosari saja,” kata Budi. (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)