Advertisement

Musim Tanam 2014, Petani Sleman Diminta Waspada Serangan Wereng

Rima Sekarani
Sabtu, 05 April 2014 - 14:30 WIB
Nina Atmasari
Musim Tanam 2014, Petani Sleman Diminta Waspada Serangan Wereng

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Petani di Kabupaten Sleman bersiap menghadapi ancaman hama wereng pada masa tanam baru petani padi.

“Ancaman wereng yang kami waspadai justru pada musim tanam yang akan datang. Tanaman baru masih sangat rentan terserang hama,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DPPK) Kabupaten Sleman, Edy Sri Harmanta, baru-baru ini.

Advertisement

Sebelumnya, wereng sempat menyerang sawah di Sleman pada pertengahan Maret lalu. Serangan itu dinilai tidak terlalu membahayakan karena hanya menyerang 0,5 hektare sawah di Pelataran, Kecamatan Kalasan. Serangan wereng terjadi karena ada petani yang menanam padi varietas tidak tahan hama.

Serangan wereng tersebut telah berhasil dikendalikan dengan penyemprotan pestisida sebanyak tiga kali. Dengan langkah itu, hama wereng dinilai tidak mempengaruhi hasil panen padi di Sleman secara keseluruhan.

“Serangan terjadi mendekati masa panen, jadi tidak terlalu berpengaruh dengan yang lain,” kata Edy Sri Harmanta.

Dia menambahkan, saat ini petani di Sleman tengah panen raya yang dimulai pertengahan Maret lalu.

Meski demikian, wereng yang dikatakan Edy Sri Harmanta telah menyerang sejumlah wilayah di Kulonprogo dan Magelang, membuat pihaknya juga waspada.

“Wereng dapat berpindah mengikuti jalur transportasi karena tertarik dengan sinar lampu kendaraan,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Polda Metro Jaya Kembali Panggil Rektor UP karena Laporan Korban Lain

News
| Kamis, 29 Februari 2024, 19:17 WIB

Advertisement

alt

Kegiatan Spiritual dan Keagamaan Jadi Daya Tarik Wisata di Candi Prambanan

Wisata
| Kamis, 29 Februari 2024, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement