KAWASAN KUMUH JOGJA : Kota Satelit Jadi Wacana, Mungkinkah Kulonprogo?

Sisa jalan setapak di bantaran Kali Code sebagian telah berubah menjadi bagian dari rumah. (Gilang Jiwana/JIBI - Harian Jogja)
29 Februari 2016 15:21 WIB Jogja Share :

Kawasan kumuh Jogja mashi menjadi masalah yang diupayakan pemecahannya, salah satunya membuat kota satelit

Harianjogja.com, JOGJA- Tingginya kepadatan di bantaran Code membuat Pemda DIY memutuskan untuk melakukan pengembangan wilayah di luar wilayah kota Jogja untuk memecah konsentrasi penduduk.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DIY Tavip Agus Rayanto mengatakan pihaknya mempertimbangkan untuk mengembangkan beberapa kota satelit di luar Jogja.

Salah satu yang diproyeksikan akan menjadi kawasan kota satelit ada tak jauh dari lokasi bandara baru di Kulonprogo. Selain sebagai kawasan penunjang bandara, keberadaan kota satelit di luar area kota Jogja dinilainya paling efektif karena bisa mengurangi penumpukan penduduk di satu kawasan.

“Lokasinya belum kami bahas lebih detail, tapi rencana itu sudah ada,” ungkap dia, baru-baru ini.

Sementara untuk mendukung kebutuhan air warga di perkotaan, Tavip mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan instalasi pengolahan air yang akan dikelola PDAM sebagai sumber air bersih warga.

Nantinya diharapkan pemenuhan air bersih cukup disuplai dari PDAM sehingga tak perlu lagi menyerap air tanah di area perkotaan yang kualitas dan kuantitasnya semakin menipis.