Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Pemberian bantuan oleh Ketua Umum Rumah Pintar Nasional, Okke Hatta Rajasa kepada Bupati Gunungkidul, Badingah saat Pelantikan Pengurus Rumah Pintar DIY di Kamis (25/2/2016). (Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja)
Buta aksara di Gunungkidul masih ada 15.385 orang, mereka akan dientaskan hingga 2017
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Sebanyak 15.385 orang di Gunungkidul masih tercatat menyandang status tuna aksara. Tuna aksara saat ini masih menjadi permasalahan yang cukup diperhatikan oleh dunia pendidikan di Kabupaten Gunungkidul.
Sampai 2017 mendatang, pemberantasan tuna aksara masuk ke salah satu bagian dari program Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul.
Sekretaris Dinas Pendidian, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid mengungkapkan bahwa sebelumnya kasus buta aksara pernah dinyatakan selesai.
Namun setelah dilakukan pendataan ulang yang dilakukan oleh BPS masih ditemukan dengan data jumlah tersebut. Angka yang didapatkan tersebut mencakup masyarakat usia produktif antara 16 hingga 59 tahun.
Hal itu menjadi PR bagi Disdikpora Kabupaten Gunungkidul untuk mengentas permasalahan tuna aksara.
"Angka itu memang masih terus berubah-ubah. Sebanyak 15.385 itu saja kami dapatkan datanya pada tahun 2015, sebelumnya sudah tidak ada kasus. Tapi setelah dicari betul-betul ternyata masih ada sekian," kata dia, Jumat (26/2/2016).
Ada beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat Gunungkidul masih banyak yang menyandang tuna aksara. Faktor tersebut antara lain karena tidak pernah mengikuti bimbingan pembelajaran formal seperti di sekolah.
Kemungkinan lain yakni masyarakat tersebut pernah mengikuti namun hanya beberapa saat kemudian ditinggalkan lalu menjadi lupa. Selain itu, menurutnya masih ada beberapa tantangan yang akan dihadapi dalam menjalankan program di tri-wulan mendatang di luar hal teknis.
"Secara teknis tidak ada, hanya kesulitannya adalah bagaimana bisa mengumpulkan mereka dalam satu titik secara bersamaan, karena mereka pasti memiliki kesibukan sendiri-sendiri, itu tantangan kami," kata dia lagi.
Pada tahun 2016 Disdikpora akan menjalankan program yakni pengentasan masyarakat tuna aksara sebanyak 10.000 orang, sedangkan pada 2017 mendatang memberantas sisanya, sebanyak 5.385 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.